Home / Internasional

Kamis, 7 Juli 2022 - 09:19 WIB

WHO: Wabah Cacar Monyet Meningkat Menjadi 6.000 Lebih Kasus

WHO mengatakan lebih dari 6.000 kasus cacar monyet telah dilaporkan di 58 negara (foto: ilustrasi).

WHO mengatakan lebih dari 6.000 kasus cacar monyet telah dilaporkan di 58 negara (foto: ilustrasi).

Jenewa, Swiss — Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan lebih dari 6.000 kasus cacar monyet telah dilaporkan di 58 negara, dengan lebih dari 80% kasus di Eropa.

WHO diperkirakan akan menentukan apakah akan menyatakan wabah itu sebagai darurat kesehatan global, tingkat kewaspadaan tertinggi, pada akhir bulan ini, kata Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus pada konferensi pers virtual dari Jenewa, Rabu (6/7).

“Saya terus khawatir dengan skala dan penyebaran virus ini di seluruh dunia,” kata Tedros, sambil menambahkan bahwa karena kurangnya pengujian, banyak kasus yang tidak dilaporkan.

Baca juga  Timnas U-19 vs Bosnia: Momen Pahit Shin Tae Yong

Infeksi virus, yang endemik di Afrika ini, biasanya ringan dan mirip dengan flu, tetapi bisa menyebabkan kelainan pada tekstur kulit. Wabah saat ini, dimulai pada bulan Mei. Tidak jelas berapa tingkat kematian akibat virus ini sekarang, tetapi virus sebelumnya mengakibatkan kematian sekitar 1%.

Sebagian besar kasus virus terjadi pada laki-laki berusia 21 hingga 40 tahun, banyak di antaranya lewat berhubungan seks dengan laki-laki lain, kata Dr. Hans Henri P. Kluge, direktur regional WHO untuk Eropa dalam sebuah pernyataan Jumat.

Baca juga  Kondisi Terkini Timnas Indonesia, STY: Beberapa Pemain Kondisinya Cukup Parah

Tetapi ia menambahkan bahwa “sejumlah kecil kasus juga sekarang telah dilaporkan di antara anggota rumah tangga, kontak heteroseksual, dan kontak nonseksual, serta di antara anak-anak.”

Kantor berita Associated Press melaporkan belum ada laporan kematian akibat cacar monyet di AS. [my/jm]

Sumber: VOA

Share :

Baca Juga

Internasional

Iran Ancam Negara Arab Teluk Jika Berani Izinkan Wilayah Udara Mereka untuk Israel

Internasional

KTT APEC Selesai, Prabowo Diberi Selendang hingga Salaman dengan Presiden Peru

Internasional

Trump Rilis Video Perpisahan, Panjatkan Doa Tanpa Sebut Biden

Internasional

Hari Ini, Turki Gelar Pemilu Presiden dan Parlemen

Internasional

Putusan Sementara Mahkamah Internasional Dinilai Tak Punya Daya Tekan yang Kuat

Internasional

Pejabat China di Hong Kong: Sanksi dan Peringatan AS Miliki ‘Niat Tercela’

Internasional

Pertemuan Thailand dan Junta Myanmar Bikin Gempar ASEAN

Internasional

Biden Akan Kontak Raja Saudi soal Pembunuhan Khashoggi
error: Content is protected !!