Home / Pemda Landak

Rabu, 19 Oktober 2022 - 23:50 WIB

Sekda Landak Hadiri Acara Pendampingan Terpadu Percepatan Penurunan Stunting Di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022

Pontianak- Sekretaris Daerah Kabupaten Landak Vinsensius, S.Sos, MMA Menyampaikan sambutan komitmen untuk aksi nyata pemantauan dan evaluasi percepatan penurunan stunting dalam Kegiatan Pendampingan Terpadu Percepatan Penurunan Stunting Di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022, di aula Hotel Mercure Pontianak. Rabu (19-10-22).

Hadir dalam Kegiatan ini Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan pembangunan Sekretariat Wakil Presiden Dr. Ir. Suprayoga Hadi, MSP, Asisten Deputi Ketahanan Gizi dan Promosi Kesehatan, Kemenko PMK Jelsi Marampa, SKM, MK3, Asisten Deputi Penangulangan Kemiskinan , Sekretariat wakil presiden Abdul Muis, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, M.M,. M.H, Walikota Pontianak Bapak Ir. H. Edi Rusdi Kamtono ,MM,.MT, Bupati Kubu Raya H. Muda Mahendrawan, S.H, M.Kn, Wakil Walikota Kota Singkawang Drs. H. Irwan, M.Si, Wakil Bupati Bengkayang Drs. H. Syamsul Rizal, dan Kepala Dinas Kabupaten Sambas Hendy Wijaya, SKM.,MPH.

Baca juga  Pj. Bupati Landak Buka Sosialisasi Aplikasi Elektronik Cuti Bagi ASN

Dalam Kesempatan tersebut Sekda Landak Vinsensius menyampikan bahwa Target dan situasi Stunting di Kabupaten Landak.

“Kabupaten Landak Menargetkan penurunan stunting sekitar 4% dari Tahun 2021 Sebesar 22,4% Menjadi 18,4% dan Survey status Gizi Indonesia 27,8% menjadi 23,79%,” ujar Vinsensius.

Lebih Lanjut Vinsensius menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Landak selalu menegaskan dan memberikan dorongan kepada seluruh OPD yang ada di kabupaten Landak, termasuk pemerintahan Desa Se-kabupaten Landak untuk mengatasi permasalah stunting di Kabupaten Landak ini.

“Memang perlunya komitmen berasama sebagai garda terdepan terkait Stunting, selain itu harus ada Inovasi yang mudah di pahami dan di laksanakan dengan minim dana namun dapat di laksanakan dan membangun koordinasi dengan baik antara Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten, Kecamatan, dan Desa,” terang Vinsensius.

Baca juga  Pendaftaran CPNS Dibuka Mulai 17 September 2023, Berikut Daftar Gaji PNS Lulusan SMA dan S1

Tidak lupa Vinsensius juga menegaskan bahwa pentingnya Koordinasi dan Sinergi dari Setiap Stakeholeder yang terlibat dalam penanganan stunting.

“Stunting tidak bisa di selesaikan oleh satu OPD saja, melainkan diperlukan semua stakeholder terkait harus saling bahu-membahu untuk menangani permasalahan stunting ini. Stakeholder terkaitlah yang menjadi ujung tombak dan aktor penting dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Landak, dikarenakan hal ini sebagai manifestasi tanggung jawab kita bersama dalam mencetak Generasi Sehat, Cerdas dan Berkualitas,” tutup Vinsensius. (R)

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Lantik Dewan Pengurus Paguyuban Jawa Kab Landak Periode 2023-2028

Pemda Landak

Biro Ops Polda Kalbar Laksanakan Supervisi Operasi Keselamatan Kapuas 2023 Di Polres Landak

Pemda Landak

Apel Sumpah Pemuda di SDN 10 Ngabang

Pemda Landak

Bupati Landak Resmikan Susteran Dan Asrama SMFA

Pemda Landak

Serentak Se Indonesia Gelar Pencanangan PIN 2024: Kabupaten Landak Sasaran Diberikan Kepada 59.212  Anak

Pemda Landak

Lantik 46 Pejabat , Bupati Karolin minta para ASN bangun Koordinasi, Komunikasi dan Kerjasama Efektif Secara Berjenjang

Pemda Landak

Pupuk Rasa Gotong Royong, Desa Darit Lakukan Bakti Sosial

Pemda Landak

SDN 03 Ngabang Gelar Apel Sumpah Pemuda
error: Content is protected !!