Landak News, Ngabang – Polsek Ngabang melakukan program Jum’at Curhat, di Warung Kopitiam Jenny Dusun Pulau Bendu Desa Hilir Tengah Kecamatan Ngabang, Jum’at (03/02/23).
Maksud dan tujuan kegiatan tersebut ialah memudahkan masyarakat untuk menyampaikan masukan dan keluh kesah yang terjadi baik secara langsung atau pun yang dirasakan oleh masyarakat kepada Polri khususnya Polsek Ngabang.
Selain itu, program terobosan Jumat Curhat bertujuan supaya Polri bisa lebih dekat lagi ke masyarakat dan masyarakat pun tidak merasa malu atau pun segan apabila ingin menyampaikan sesuatu karena situasinya tidak formil.
Kegiatan ini di hadiri Forkopimcam Kecamatan Ngabang dan Jelimpo.
Adapun yang hadir Kegiatan Jum’at Curhat Kapolsek Ngabang Kompol Wahyu Hartono SH MAP, Camat Jelimpo Vietra Triana S. Stp, Sekcam Ngabang Sumanti, Kapolsubsektor Jelimpo Ipda Rudiyansah, Kepala Desa Hilir Tengah Donatus Budianto, Staf Kantor Kecamatan Ngabang Mustikawani, Babinsa Koramil Ngabang Sertu Sarwo Edi, Para Kepala Dusun Desa Hilir Tengah.
Adapun beberapa penyampaian dari Camat Jelimpo.
Di Jelimpo ada 13 Desa, ada 3 Desa dengan infrastruktur sulit dijangkau.
Keamanan di Jelimpo bisa dikatakan kondusif, biarpun adanya beberapa kasus pencurian Kelapa Sawit dan Pemagaran Lahan Sawit oleh masyarakat.
Banyaknya berita Hoax yang tersebar dilingkungan masyarakat, sebagai kewajiban kita untuk memberikan informasi kepada masyarakat.
“Dengan adanya Polsubsektor Jelimpo masyarakat lebih cepat terespon pelayanan Polri ke Masyarakat lebih maksimal.
Mengingat jalan raya Ngabang Jelimpo lumayan berkelok-kelok maka sering terjadi kecelakaan yang berakibat fatal,” kata Vietra Triana.
Penyampaian Sekcam Ngabang Sumanti menyatakan adanya banyak perusahaan di wilayah Kecamatan Ngabang akan tetapi permasalahan yang timbul pihak perusahaan tidak pernah menginformasikan kepada pihaknya.
“Terkait beredarnya isu penculikan anak, kami meminta surat edaran dari pihak Polri yang disebarkan ke masyarakat sehingga masyarakat mendapatkan ketenangan,” tambahnya lagi.
Ditambahkan Kepala Desa Hilir Tengah Donatus Budianto, ia menerangkan di wilayah Desa Hilir Tengah penduduknya multi etnis serta ormas.
Beredar dalam masyarakat maraknya berita pencurian anak.
Mohon informasi nya dari pihak Polri untuk memberikan informasi terkait hal tersebut.
“Di Desa Hilir tengah sesuai informasi yang kami dapat banyaknya peredaran Narkoba terutama di wilayah perkampungan,” Ucapnya
Kapolres Landak AKBP. I Yoman Budi Artawan, S.H.,S.I.K.,M.M melalui Kapolsek Ngabang Kompol Wahyu Hartono, SH MAP, mengatakan
terkait sering terjadinya Laka Lantas salah satu penyebab adalah kelalaian pengendara, kedepan pihaknya akan lakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait lalu lintas.”
“Terkait peredaran Narkoba menjadi permasalahan besar apabila hal ini kita biarkan, Direktorat Narkoba saat ini memiliki alat yang canggih untuk mendeteksi hal tersebut, ” ucap kapolsek
“Untuk peredaran Narkoba di wilayah kita mari kita bersama-sama memberikan sosialisasi terkait bahaya penggunaan Narkoba terhadap masyarakat,” tambahnya seraya mengatakan terkait isu penculikan kita harus melakukan langkah awal perkuat keamanan dan kita counter adanya isu penculikan.
“Dan saya berharap semoga dengan digelarnya kegiatan Jumat Curhat, dapat menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Landak khususnya kecamatan Ngabang, ” tukasnya.
Penulis : Humas Polsek Ngabang








