logo
  • Home
  • Kab Landak
  • Pemda Landak
  • Kalbar
  • Nasional
  • Internasional
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Politik
  • Polri
  • TNI
  • Olahraga
  • Home
  • Kab Landak
  • Pemda Landak
  • Kalbar
  • Nasional
  • Internasional
  • Parlementaria
  • Olahraga
  • Politik
  • Polri
  • TNI
  • Olahraga

Home / Politik

Jumat, 3 Maret 2023 - 17:33 WIB

Jusuf Kalla Sebut PKS dan Demokrat Tak Mungkin Masuk Kabinet, Ini Alasannya

Jakarta – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK menganggap kecil peluang Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat masuk dalam Kabinet Indonesia Maju. Pernyataan JK ini menjawab isu kedua partai tersebut dikabarkan ditawari masuk ke kubu pemerintah untuk menjegal jalan Anies Baswedan menuju Pilpres 2024.

“PKS dan Demokrat sejak awal PDIP mengatakan tidak mau dengan kedua partai ini kan,” ujar JK dalam wawancara khusus dengan Tempo di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 2 Maret 2023.Meskipun kursi menteri merupakan hak prerogatif presiden, JK menyebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi masih merupakan kader PDIP. Sehingga, besar kemungkinan Jokowi bakal mendengarkan keputusan partai untuk tidak memasukan PKS dan Partai Demokrat ke kabinet.

Baca juga  Partai Gelora Gelar Bhakti Gelora Bantu Korban Banjir di Bekasi

“Jadi bagaimana mereka bisa masuk pemerintahan kalau sejak awal PDIP tidak mau. Jokowi orang PDIP nanti dia ditegur sama Bu Mega,” kata JK.

Selain itu, JK menyebut sisa kursi menteri saat ini sudah terisi penuh. Adapun kursi Menteri Pemuda dan Olahraga kosong setelah Zainudin Amali mengundurkan diri, menurut JK kursi itu tidak strategis untuk ditempati Partai Demokratdan PKS.

“Untuk mengubah sistem politik kok jadi Menpora, Asian Games sudah selesai,” kata JK.

PKS Ungkap Ajakan Masuk Kabinet

Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Sohibul Iman, menyebut pihaknya sempat kaget dengan adanya tawaran masuk Kabinet Indonesia Maju. Setelah ditelusuri, Sohibul menyebut usulan masuk kabinet ini datang dari seorang menteri yang ada di kabinet Jokowi. Adapun Menteri ini juga merupakan seorang Ketua Umum partai politik.

Baca juga  Tentukan Masa Depan Indonesia, Anis Matta: Perempuan akan Semakin Eksis di Pemilu 2024

“Kami telusuri info tersebut, ternyata itu usulan dari seorang menteri yang juga ketua umum sebuah partai kepada Jokowi,” kata Sohibul kepada Tempo, Sabtu, 5 November 2022.

Konon, kata Sohibul, Jokowi senang dengan proposisi tersebut. Presiden menilai usulan menterinya out of the box. Kendati demikian, Sohibul menyebut tawaran ini belum sampai kepada PKS. “Jadi menteri tersebut usul kepada Jokowi agar memberikan 2 kursi menteri buat PKS. Tapi tawaran itu belum datang ke PKS,” kata dia.

Sumber: Kompas

 

 

Bagikan ini:

  • Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)
  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)

Terkait

Headline

Share :

Baca Juga

Politik

Kampanye PDI Perjuangan Mempawah Hulu, Ganjar-Mahfud Adalah Paket Lengkap

Politik

Anies Baswedan Dikeroyok Koalisi Besar, NasDem Tak Gentar: Insya Allah Menang karena Dukungan Rakyat

Politik

Tak Kuasa Tahan Tangis, Hasto Beberkan Pengunduran Diri Anas dari Pilgub Jatim

Politik

Anis Matta Apresiasi Kerja Teritorial Wilayah Dalam Merekrut Anggota Baru Selama Pandemi

Politik

Demokrat Sebut KIM Kemungkinan Besar akan Lawan Anies di Pilgub Jakarta

Politik

Kapolsek Menjalin Datangi Dan Beri Himbauan Kepada Remaja

Politik

Kampus Menggeliat

Politik

Gerindra Minta Maaf Bendera dan Atribut Partai Ganggu Masyarakat
error: Content is protected !!
 

Memuat Komentar...
 

    logo-putih
    facebook twitter instagram
    Navigasi :
    • Home
    • Kab Landak
    • Pemda Landak
    • Kalbar
    • Nasional
    • Internasional
    • Parlementaria
    • Olahraga
    • Politik
    • Polri
    • TNI
    • Olahraga

    Copyright @ 2026 Landaknews.com, All Rights Reserved

    • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
    • Kontak