Home / Nasional

Sabtu, 4 Maret 2023 - 07:47 WIB

Dapat Gelar Doktor Honoris Causa, Erick Thohir Orasi Ilmiah Soal Transformasi BUMN

Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan BUMN menjadi benteng lokomotif ekonomi nasional.

Ia mengaku selama tiga tahun tiga bulan sebagai Mennteri BUMN telah melakukan transformasi menyeluruh. “Sudah fase pengembangan bukan penyehatan. Utang sudah terkendali,” kata Erick dalam orasi ilmiah sidang senat terbuka Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya, Jumat, 3 Maret 2023.

Erick mendapat gelar doktor kehormatan, setelah menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Enternitas Transformasi BUMN” dalam sidang senat FEB UB anugerah doktor kehormatan. Kini, katanya, terjadi transformasi BUMN menjadi organisasi yang sehat, dan secara fundamental kuat. BUMN bisa berinvestasi, memberi value kepada pemegang saham yakni pemerintah dan investor.

Erick berimajinasi Indonesia menjadi negeri kreatif, profesional yang bediri di kancah internasional sebagai The Energy of Asia. Kebanggaan sebagai sebuah bangsa harus ditumbuhkan dengan dibangun kepercayaan diri untuk bersaing di tingkat global dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.

“Kebijakan Beyond Bussinees, tak hanya menyiapkan strategi, tapi bagaimana untung dan demi kepentingan nasional di era globalisasi,” katanya.

Erick menyampaikan mengenai pemikiran ekonomi dunia tentang peran negara. Berdasar pandangan John Maynard Keynes tentang peran negara sebagai penggerak perekonomian, vis a vis dengan Friedrich dari Australian School negara harus mengurangi peran seminimal mungkin dan menyerahkan kepada pasar. Argumentasi Friedrich lantaran Negara tidak bisa berbisnis karena tidak efisein dan inovatif. Namun, kata Erick, selama 10 tahun sudah berubah.

Baca juga  Pj. Bupati Landak Hadiri Rapat Paripurna Ke-2 Masa Sidang III Tahun 2023

“Tiongkok dan Singapura membuktikan, Negara bisa mengelola bisnis secara efisien. Negara hadir dan dibutuhkan. Bergeser persepsi publik, pentingnya peran sebuah negara. BUMN diharapkan bisa merangkul dan memajukan sektor swasta besar, menengah, kecil dan koperasi. Erick menyampaikan tengah menyiapkan bagaimana BUMN berperan di era globalisasi untuk kepentingan nasional.

“Menyiapkan BUMN yang cepat dan tepat. BUMN harus bisa memajukan usaha kerakyatan,” ujarnya. Saat pandemi, ujarnya, BUMN bertahan dan tumbuh. Lantaran melakukan berbagai terobosan untuk pembangkitan ekonomi baru. Yakni dengan tiga kunci, meliputi kecerdasan, komitmen dan tanggungjawab.

“Syarat transformasi yang efektif. Bagaimana BUMN menang dalam persaingan global,” katanya. Untuk itu, pimpinan BUMN harus bisa mengenali misi, mengenal inti masalah dan eksekusi. Selain itu, juga kecepatan, keakuratan, dan key performance indicator (KPI) sebagai tolok ukur.

Tim promotor, Profesor Armanu Thoyib menyampaikan penilaian atas orasi ilmiah Erick Thohir. Menurutnya, orasi ilmiah bidang Manajemen Strategis ini menarik dan sangat penting. “Orasi ilmiah ini sangat layak, Erick Thohir meraih gelar Doktor Honoris Causa,” katanya.

Baca juga  Partai Gelora Minta Kader di Daerah Berpartipasi Dalam Program Vaksinasi

Pemberian gelar Doktor Honoris Causa kepada Erick Thohir ini disambut dengan aksi demonstrasi. Sekitar 80-an mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Resah (Amarah) Universitas Brawijaya menolak pemberian gelar Doktor Honoris Causa tersebut.

Puluhan mahasiswa itu menggelar demonstrasi di dekat gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya yang menjadi lokasi acara penganugerahan gelar pada Jumat, 3 Maret 2023. Mereka bahkan telah berkumpul sejak acara belum dimulai.

Akan tetapi langkah para mahasiswa itu terhenti karena mereka dilarang mendekati lokasi sidang senat terbuka di gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya oleh aparat kepolisian dan satuan pengamanan kampus.

“Kami didorong dilarang mendekat untuk menyampaikan aspirasi langsung. Perut saya sempat dipukul orang berpakaian preman,” kata salah seorang mahasiswa Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fathir Fadhila Shafa.

Sumber: Kompas

Share :

Baca Juga

Nasional

Hilirisasi Nikel, Siapa yang Untung dan Siapa yang ‘Buntung’?

Nasional

Menkomdigi siapkan lima program dukung kampanye pilkada damai

Nasional

Tujuh Orang Kaya Indonesia: Low Tuck Kwong Terkaya Mengalahkan Hartono Bersaudara

Nasional

Jokowi Targetkan Inflasi 2022 di Bawah 5 Persen

Nasional

Gerakan Dayak Nasional Berlangsung Aman dan Damai, Pemuda Dayak Kalbar Ikut Menyampaikan Aspirasinya ke Istana Presiden RI

Nasional

Pengamat: Efek Perlambatan Ekonomi China Mulai Berdampak ke Indonesia

Nasional

Airlangga Jelaskan Alasan Pemerintah Selamatkan Sritex

Nasional

Bisikan Gaib ke Pekerja Sebelum Temukan Harta Karun Peninggalan Mataram Kuno, Baskom Emas Berukir
error: Content is protected !!