Home / Nasional

Selasa, 7 Maret 2023 - 08:33 WIB

Hampir Sebulan Pilot Susi Air Disandera, Jenderal Kopassus Siap Selamatkan Sang Pilot dari KKB

PAPUA – KKB Papu masih menyandera pilot Susi Air. Penyanderaan tersebut sudah hampir sebulan terjadi

Akibat perbuatan KKB tersbut membuat TNI menurunkan prajurit ahli perang hutan.

Sosok Prajurit TNI yang dicap ahli perang hutan tersebut ternyata merupakan jebolan pasukan khusus TNI Angkatan Darat (AD), Kopassus.

Seperti diketahui, pilot pesawat Susi Air, Philip Max Merhtens disandera oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya beberapa waktu lalu.

Upaya mediasi pun telah dilakukan oleh sejumlah pihak untuk menyelamatkan pilot Susi Air. Namun upaya mediasi agaknya kini masih mencapai kebuntuan.

Bahkan hingga saat ini keberadaan pilot Susi Air yang disandera KKB Egianus Kogoya masih simpang siur.

Hal itu agaknya menjadi alasan TNI akhirnya menurunkan sejumlah prajurit khusus dengan keahlian perang hutan.

Salah satunya tak lain adalah mantan jebolan Kopassus, Brigjen TNI JO Sembiring.

Komandan Korem 172/Praja Wira Yakthi itu ditunjuk sebagai pemimpin pasukan penyelamat Pilot Susi Air yang disandera oleh KKB Egianus Kogoya.

Brigjen TNI JO Sembiring ditunjuk sebagai Komandan Komando Pelaksanaan Operasi (Dankolakops) pembebasan pilot Susi Air.

Sebagai ahli perang hutan, agaknya membuat Brigjen TNI JO Sembiring mampu mengantisipasi sejumlah kemungkinan yang akan dilakukan oleh KKB Egianus Kogoya.

Baca juga  PBNU dan PP Muhammadiyah Angkat Bicara Soal Jokowi Larang Buka Puasa Bersama

Sementara terkait pengejaran KKB penyandera pilot Susi Air tersebut baru-baru ini diungkap oleh Kapolda Papua.

Melansir dari Tribun-Timur.com, Irjen Pol Mathius Fakhiri menyebut pasukan yang diterjunkan untuk menyelamatkan pilot Susi Air telah bergerak.

Meski telah bergerak mendesak posisi KKB Egianus Kogoya, Mathius mengungkap pasukan gabungan TNI-Polri yang dipimpin oleh JO Sembiring itu tidak bertindak gegabah.

Hal itu sebagai cara meminimalisir kemungkinan buruk yang bisa terjadi dalam operasi penyelamatan pilot Susi Air.

“Oleh karena itulah, berbagai pendekatan terus dilakukan, terutama melalui para tokoh agar tidak menimbulkan jatuh korban,” ungkap Mathius yang dikutip dari Antara, Sabtu (4/3/2023).

Mathius pun menambahkan bahwa posisi sandera dilaporan terus berpindah-pindah.

“Yang pasti, baik sandera maupun KKB pimpinan Egianus Kogoya sudah tidak berada di Kabupaten Nduga,” tambahnya.

Lebih lanjut Mathius menegaskan bahwa operasi yang militer khusus yang dipimpin oleh JO Sembiring ini tidak mudah.

Hal itu tak lain karena dalam pergerakannya KKB pimpinan Egianus Kogoya bisa saja berbuat nekat hingga mengorbankan warga sipil.

Baca juga  PCNU Landak Sambut Baik Terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU 2026-2031

Masalah demikian memang telah dicermati oleh pasukan gabungan yang diterjunkan mengejar KKB Egianus Kogoya tersebut.

Seperti diketahui, KKB Egianus Kogoya bisa saja berbuat nekat agar membuat pasukan penyelamat Pilot Susi Air disalahkan bila ada korban sipil.

Mathius pun percaya dengan kemampuan perang hutan yang dimiliki oleh JO Sembiring dan pasukannya.

Namun ia juga mendoakan agar operasi penyelamatan sandera pilot Susi Air oleh KKB Egianus Kogoya tersebut.

“Mudah-mudahan pembebasan dapat segera dilakukan tanpa ada korban jiwa,” pungakas Kapolda Fakhiri.

Melansir dari Kompas.com, pilot Susi Air Philip Max Merhtens asal Selandia Baru disandera oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya.

Penyanderaan tersebut terjadi usai KKB Egianus Kogoya membakar pesawat Susi Air di Kabupaten Paro, Kabupaten Nduga, 7 Februari lalu.

Hingga kini proses penyelamatan pilot Susi Air itupun masih dilakukan oleh pasukan gabungan TNI-Polri. (*)

Share :

Baca Juga

Nasional

Sekolah SD, SMP, dan SMA Negeri maupun Swasta di Jakarta Gratis mulai Juli 2025

Nasional

MER-C Sesalkan Penembakan Tewas Aktivis Dokter

Nasional

Satu Dekade Prakarsa Sabuk dan Jalan, Apa Pencapaian Indonesia?

Nasional

Pemerintah Siapkan Mekanisme Vaksin Booster COVID-19 Berbayar untuk 93,7 Juta Jiwa

Nasional

Jelang Lebaran Harga Minyak Goreng Tak Kunjung Turun

Nasional

Penerimaan CPNS 2018, Khusus Tenaga Kesehatan dan Pengajar

Nasional

Gempabumi Tektonik M5,0 Di Sukabumi Selatan, Tidak berpotensi Tsunami

Nasional

Gebrakan Baru Presiden Prabowo! Kemenag Tak Lagi Kelola Jamaah Haji
error: Content is protected !!