Home / Politik

Kamis, 6 April 2023 - 12:19 WIB

PK Moeldoko dan Anas Urbaningrum Disebut Sebagai Upaya Menjegal Anies

 PK yang diajukan Moeldoko cs bakal diladeni Demokrat PK yang diajukan Moeldoko cs bakal diladeni Demokrat

PK yang diajukan Moeldoko cs bakal diladeni Demokrat PK yang diajukan Moeldoko cs bakal diladeni Demokrat

JAKARTA –  Partai Demokrat menyebut berbagai serangan politik yang dilancarkan dianggap sebagai upaya menggagalkan pencalonan Anies Baswedan di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Serangan itu dilakukan melalui pengajuan peninjauan kembali (PK) yang dilayangkan kubu Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko dan bebasnya eks Ketua Umum (Ketum) Demokrat Anas Urbaningrum.

“Di balik semua isu serangan politik tersebut adalah besarnya kekhawatiran kelompok penguasa atas manuver Koalisi Perubahan. Lebih kental pada upaya ingin menggagalkan pencalonan Mas Anies Baswedan sebagai capres dari Demokrat, NasDem, dan PKS,” kata Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution melalui keterangan tertulis, Rabu, 5 April 2023.

Syahrial mengatakan PK yang diajukan Moeldoko cs bakal diladeni Demokrat. Tapi dengan cara-cara konstitusional.

Baca juga  Anis Matta: Kita Butuh Jaring-jaring Sosial yang Kuat Untuk Perbaiki Krisis

“Tapi kami percaya, kebenaran akan selalu menemukan jalannya,” ujar Syahrial.

Sedangkan terkait Anas dipastikan bukan kendala bagi partai berlogo mercy itu. Usai bebas dari penjara pada 11 April 2023, Anas dikabarkan bakal buka-bukaan soal Demokrat.

“Soal Anas Urbaningrum, bukan kendala apalagi jadi momok menakutkan bagi Demokrat,” ungkap dia.

Permasalahan Anas dianggap sebagai bagian dari masa lalu. Serta, permasalahan hukum Anas dinilai tidak ada kaitannya dengan Demokrat.

“Mas Anas berhadapan dengan proses hukum yang terkait dengan pribadinya dan tidak terkait dengan Demokrat,” ucap Syahrial.

Sebelumnya, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan Moeldoko cs masih berambisi merebut Partai Demokrat. Hal itu terbukti dengan adanya pengajuan PK di Mahkamah Agung (MA).

Baca juga  Mad Nur : Pemerintah Diminta Jangan Tiru Cara AS dan China Atasi Resesi Ekonomi, Indonesia Bisa Kolaps

“Sebulan lalu, tepatnya tanggal 3 Maret 2023, kami menerima informasi bahwa Kepala Staf Presiden atau KSP Moeldoko dan Dokter Hewan Jhoni Allen Marbun, masih mencoba-coba untuk mengambil alih Partai Demokrat,” kata AHY dalam konferensi pers di Kantor

DPP Demokrat, Jakarta, Senin, 3 April 2023.

PK merupakan langkah hukum kesekian yang dilakukan kubu Moeldoko. Mereka klaim memiliki empat novum baru.

Sumber: Medcom.Id

Share :

Baca Juga

Politik

Sambut Verifikasi Faktual, Partai Gelora Gelar Rakornas antara DPN dengan DPW dan DPD

Politik

Gerindra Minta Maaf Bendera dan Atribut Partai Ganggu Masyarakat

Politik

Nalar Politik Harusnya Menang

Politik

Anis Matta: Partai Gelora Siap Ikuti Verifikasi Parpol Peserta Pemilu 2024

Politik

Hadapi Perubahan Iklim, Partai Gelora Bakal Tanam 10 Juta Pohon Secara Serentak di 34 Provinsi

Politik

Akhir Gerilya Moeldoko Rebut Demokrat dari Tangan AHY

Politik

Saran ASEAN Summit, Anis Matta: Stop Kekerasan dan Stop Penangkapan di Myanmar

Politik

Bawaslu Kalbar Lakukan Pengawasan Melekat Pada KPU
error: Content is protected !!