Home / Politik

Jumat, 7 April 2023 - 15:42 WIB

Demi Kepentingan Nasional, Partai Gelora Usulkan Koalisi Besar Diberi Nama Koalisi Bersatu

JAKARTA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Sidik menegaskan, Koalisi besar sejalan dengan ide Partai Gelora yang sejak awal menyuarakan perlunya rekonsiliasi nasional dan konsolidasi elit.

“Pembelahan paska Pilpres 2014, Pilgub DKI 2017 dan Pilpes 2019 telah melemahkan fondasi dasar kebersamaan kita sebagai bangsa,” kata Mahfuz Sidik dalam keterangannya, Jumat (7/4/2023).

Menurut dia, dunia sekarang berada di tengah ancaman perang global yang dipicu oleh persaingan antar negara adidaya.

“Indonesia akan mengalami dampak besar jika terjadi kekacauan global, sebagaimana pengalaman kita menghadapi pandemi Covid 19,” katanya.

Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, lanjut Mahfuz, tidak boleh melanjutkan polarisasi seperti politik pada pemilu sebelumnya, yang residunya makin membesar menjelang pelaksanaan pesta demokrasi 5 tahunan.

Baca juga  Cornelis Gencarkan Sosialisasi Program Kerja, Serta Awasi Kinerja Partai

“Maka koalisi besar, kami menyebutnya Koalisi Bersatu sangat diperlukan atas nama kepentingan nasional, bukan atas nama kepentingan partai atau figur personal tertentu,” kata Sekjen Partai Gelora ini.

Sejak tiga tahun lalu, kata Mahfuz, Partai Gelora telah mendiskusikan ide perlunya rekonsiliasi nasional dan konsolidasi elit ke sejumlah tokoh politik dan pimpinan nasional.

“Jadi Partai Gelora sangat mendukung ide Koalisi Bersatu demi menyelamatkan Indonesia dari ancaman kekacauan global saat ini,” pungkas Mahfuz.

Sebelumnya, dalam Gelora Talk ‘bertajuk ‘Koalisi Politik di Bulan Ramadhan 1444 H’, pada Rabu (5/4/2023) lalu, Sekjen Partai Gelora Mahfuz Sidik mengatakan, Partai Gelora menyambut baik ide pembentukan koalisi besar.

Koalisi besar yang pembentukannya difaslitasi oleh Presiden Joko Widodo tersebut, diharapkan dapat melahirkan kepemimpinan politik Indonesia yang kuat, bisa melindungi kepentingan nasionalnya di tengah dinamika global dan geopolitik saat ini.

Baca juga  Pakai Cara Sendiri Jangan Tiru Partai Lain, Anis Matta: Warga Jabar Pemilih Cerdas dan Rasional

“Koalisi besar harus mampu menghasilkan format koalisi kepemimpinan politik yang bisar melindungi kepentingan nasionalnya, dalam konteks Indonesia sebagai bangsa dan negara,” kata Mahfuz.

“Kita juga mengingatkan bahwa situasi ekonomi yang sulit saat ini bisa memunculkan perlawanan kaum miskin marjinal. Lalu, kemana arah Partai Gelora tentu kepada pihak-pihak yang bisa menerima ide-ide yang kita sodorkan untuk kepentingan Indonesia, bukan kepentingan pragmatis,” katanya. (R)

 

Share :

Baca Juga

Politik

Fraksi Nasdem Tidak Menolak Raperda Kelembagaan Adat Dayak

Politik

Polsek Giat Penggalangan Dengan Tokoh Politik dan Tokoh Masyarakat

Politik

Pesan Surya Paloh yang Tak Diundang Saat Jokowi Kumpulkan Ketum Parpol Koalisi

Politik

Kandidat Wapres Pendamping Ganjar Mengerucut Pada 2 Nama?

Politik

Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar Lasarus Serahkan Bantuan Beras Puan Maharani

Politik

Demokrat Sebut KIM Kemungkinan Besar akan Lawan Anies di Pilgub Jakarta

Politik

Karolin Resmi Daftar Calon Bupati Landak Ke Partai Demokrat

Politik

Hasil Verfak Partai Gelora Memenuhi Syarat, KPU Segera Gelar Rapat Pleno Pengambilan Keputusan
error: Content is protected !!