Home / Uncategorized

Sabtu, 15 Juli 2023 - 10:02 WIB

Batu Ginjal: Kenali Gejala dan Penyebab Batu Ginjal

JAKARTA, LANDAKNEWS.ID  – Batu ginjal juga disebut nefrolitiasis atau urolitiasis. Yaitu endapan keras yang terbentuk dari mineral dan garam di dalam ginjal. Penyakit ini dapat mempengaruhi saluran kemih, ginjal, dan kandung kemih.

Pada beberapa kasus, batu ginjal akan tetap berada di dalam ginjal tanpa menimbulkan masalah. Sedangkan pada kasus lain, batu ginjal dapat turun ke ureter, saluran antara ginjal dan kandung kemih. Batu ginjal yang mencapai kandung kemih dapat dikeluarkan melalui urin. Sementara batu ginjal yang tersangkut di ureter, akan menghalangi aliran urin dari ginjal dan menyebabkan rasa sakit.

Apa Saja Gejala Batu Ginjal?

Batu ginjal menunjukkan gejala apabila ukurannya mulai membesar dan bergerak. Sebut Cleveland Clinic, tanda-tandanya meliputi:

• Merasa sakit atau nyeri di punggung bagian bawah atau samping tubuh. Nyeri bisa dimulai sebagai nyeri tumpul yang datang dan pergi. Rasa sakit bisa menjadi parah dan mengakibatkan perawatan rumah sakit

Baca juga  Indonesia Raih 4 Penghargaan di Festival Film Pariwisata Jepang

• Mengalami mual dan muntah disertai rasa sakit

• Terdapat darah di urin

• Merasa sakit saat buang air kecil

• Tidak bisa buang air kecil

• Merasa lebih sering ingin buang air kecil

• Demam atau menggigil

• Memiliki urin yang berbau tidak sedap atau terlihat keruh.

Batu ginjal berukuran kecil mungkin tidak menimbulkan rasa sakit atau gejala lainnya. Mereka seringkali keluar dari tubuh melalui urin.

Faktor-faktor Risiko Kena Batu Ginjal

Merujuk Mayoclinic, seseorang dapat mengembangkan penyakit batu ginjal apabila memiliki satu atau lebih faktor berikut ini:

• Dehidrasi: tidak minum cukup air setiap hari dapat meningkatkan risiko batu ginjal. Terutama mereka yang tinggal di iklim panas dan banyak berkeringat

• Diet tertentu: mengonsumsi makanan tinggi protein, natrium (garam), dan gula dapat meningkatkan risiko beberapa jenis batu ginjal. Sebab, banyak garam dalam tubuh dapat meningkatkan jumlah kalsium yang harus disaring oleh ginjal

Baca juga  Untuk Meningkatkan Keimanan, Polres Landak Ikuti Kegiatan Binrohtal di Masjid Nur Aman

• Kegemukan: indeks massa tubuh (BMI) yang tinggi, ukuran pinggang yang besar, dan kelebihan berat badan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko batu ginjal

• Penyakit pencernaan dan pembedahan: operasi bypass lambung, penyakit radang usus atau diare kronis dapat menyebabkan perubahan dalam proses pencernaan. Ini mempengaruhi penyerapan kalsium dan air, serta meningkatkan jumlah zat pembentuk batu dalam urin

• Kondisi medis lain: penyakit seperti asidosis tubulus ginjal, sistinuria, hiperparatiroidisme, dan infeksi saluran kemih berulang dapat meningkatkan risiko batu ginjal

• Suplemen dan obat-obatan tertentu: seperti vitamin C, suplemen makanan, obat pencahar (bila digunakan secara berlebihan), antasida berbasis kalsium, dan obat-obatan tertentu yang digunakan untuk mengobati migrain atau depresi, dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

Sumber: Tempo

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Al Hilal Gila-gilaan, Tawari Messi Gaji Rp 500 Miliar/Bulan, 2 Kali Lipat dari Ronaldo

Uncategorized

Saat Kurang Tidur, Mengapa Jadi Sulit Mikir

Uncategorized

Wabup Sanggau Tinjau Posko PPKM di Empat Kecamatan

Uncategorized

Pantas Orang Jepang kalau Masak Nasi Bisa Pulen, Ternyata Sebelum Masuk Rice Cooker Harus Lakukan Hal ini Dulu Selama 30 Menit

Uncategorized

Demi Beri Rasa Aman Anggota Polsek Mandor Rutin Patroli

Uncategorized

6 Manfaat Makan Buah Setiap Hari, Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Uncategorized

Mendukung Program Pemerintah, Koramil Menyuke Lakukan Pembentukan Posko PPKM Skala Mikro

Uncategorized

Olahraga Bersama di Puskesmas Meranti, Polsek Meranti Ajak Warga Hidup Sehat
error: Content is protected !!