Home / Uncategorized

Selasa, 18 Juli 2023 - 06:24 WIB

Benarkah Manusia Hanya Menggunakan 10 Persen Kemampuan Otaknya?

JAKARTA, LANDAKNEWS.ID – Otak adalah organ paling kompleks dalam tubuh manusia, yang menentukan bagaimana seseorang bisa merasakan pengalaman lingkungan di sekitarnya.

Organ seberat sekitar 1,3 kilogram ini berisi sekitar 100 miliar neuron, yakni sel yang membawa informasi.

Salah satu pseudosains tentang otak yang beredar di masyarakat adalah anggapan bahwa manusia belum menggunakan seluruh kemampuan otaknya, melainkan hanya sepuluh persen.

Seandainya manusia bisa menggunakan 90 persen sisa kemampuan otaknya, maka mereka bisa memiliki kemampuan mental yang luar biasa.

Namun, benarkah demikian?

Dilansir dari laman Encyclopedia Britannica, pemetaan aktivitas otak secara real time dilakukan menggunakan teknik pencitraan, seperti tomografi emisi positron (PET) dan pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI).

Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar area otak digunakan untuk semua jenis aktivitas, dan para ilmuwan belum menemukan area otak yang tidak melakukan apa-apa.

Faktanya, anggapan tersebut hanyalah mitos. Menurut ahli saraf Barry Gordon, justru mayoritas bagian otak manusia hampir selalu aktif.

Menurut survei tahun 2013, sekitar 65 persen orang Amerika percaya bahwa manusia hanya menggunakan 10 persen kemampuan otaknya.

Gagasan bahwa manusia hanya memanfaatkan sebagian kecil dari potensi otaknya bahkan telah menjadi bahan pokok bagi para motivator, marketer modern, dan penulis skenario.

Anggapan tersebut juga dibantah dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Frontiers in Human Neuroscience.

Dengan menggunakan metode fMRI, para peneliti menunjukkan bahwa sebagian besar otak manusia digunakan hampir sepanjang waktu, sekalipun saat melakukan tindakan yang sangat sederhana.

Selain itu, banyak bagian otak yang bahkan aktif saat seseorang beristirahat atau tidur.

Awal mula mitos

Tidak jelas bagaimana mitos tentang penggunaan kemampuan otak ini dimulai, tetapi ada beberapa kemungkinan.

Dilansir dari Medical News Today, hal ini kemungkinan terkait dengan pendapat seorang psikolog dan penulis, William James, dalam sebuah artikel yang diterbitkan di jurnal Science edisi 1907.

Ia berpendapat bahwa manusia hanya menggunakan sebagian dari potensi mentalnya. Namun, dia tidak pernah menentukan persentasenya.

Sosok tersebut kemudian direferensikan dalam buku karya Dale Carnegie yang berjudul How to Win Friends and Influence People pada tahun 1936.

Ada juga kepercayaan di antara para ilmuwan bahwa neuron membentuk sekitar sepuluh persen sel otak manusia.

Ini disebut sebagai salah satu faktor yang kemungkinan berkontribusi pada mitos manusia hanya menggunakan sepuluh persen kemampuan otaknya.

Di sisi lain, anggapan manusia belum menggunakan seluruh kemampuan otak telah direproduksi dalam sejumlah artikel, program TV, dan film, dan membuat mitos ini dipercaya secara luas.

Benarkah Manusia Hanya Menggunakan 10 Persen Kemampuan Otaknya?

Benarkah Manusia Hanya Menggunakan 10 Persen Kemampuan Otaknya?© Disediakan oleh Kompas.com

KOMPAS.com/MAULANA MICKAELManfaat Kopi untuk Otak

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Kanit Sabhara Polsek Mandor Beri Pembekalan Kepada Pelajar SMPN 1 Mandor

Polri

Karolin-Gidot Pastikan Bantuan Untuk Petani Bertambah Dan Tepat Sasaran

Uncategorized

Shin Tae-yong Lega, Calon Bomber Timnas Indonesia Akui Tipikal Bermainnya Mirip Lewandowski dan Bintang Man United

Uncategorized

Kapolsek Menjalin Optimalkan Anjangsana Ciptakan Situasi Aman Kondusif

Uncategorized

Ahli Cuaca BRIN Ungkap Potensi Perpanjangan Musim Hujan

TNI

Kepala Staf Kodim 1210/Landak Hadiri Upacara HUT RI Ke-80 di Kabupaten Landak

Uncategorized

Polsek Meranti Sosialisasikan Penerimaan Calon Anggota Polri TA 2020 di SMA Negeri 1 Meranti

Uncategorized

Ini Pengakuan AKP Dadang Terkait Alasan Tembak AKP Ulil, Ternyata Kapolres Juga Dibidik
error: Content is protected !!