Home / Nasional

Kamis, 31 Agustus 2023 - 08:29 WIB

Sering Bikin Merinding,Mitos Tentang Hantu Kuntilanak Diteliti Bule Jerman,Hasilnya Mengejutkan

ILUSTRASI - Kuntilanak (chainatp/Getty Images/iStockphoto/via nationalgeographic.grid.id)© Disediakan oleh TribunnewsBogor.com

ILUSTRASI - Kuntilanak (chainatp/Getty Images/iStockphoto/via nationalgeographic.grid.id)© Disediakan oleh TribunnewsBogor.com

LANDAKNEWS.ID  – Cerita mistis terlebih soal hantu dan kuntilanak adalah topik yang cukup memikat atensi masyarakat Indonesia.

Seperti diketahui, di Indonesia hantu lekat dengan kehidupan manusia. Jika ada hal-hal yang dianggap tidak masuk akal, maka biasanya hantu sering dijadikan kambing hitam.

Namun, kepopuleran cerita hantu di Tanah Air sendiri bisa terjadi karena kebiasaan dari orang-orang terdahulu.

Publik percaya jika cerita hantu merupakan salah satu jenis cerita rakyat atau folklore.

Cerita-cerita seperti itu masih awet hingga sekarang karena diteruskan secara turun-temurun dari mulut ke mulut.

Salah satu yang paling populer adalah cerita tentang kuntilanak.

Kuntilanak biasanya digambarkan sebagai sosok perempuan berbaju putih, berambut panjang, dan sering tertawa yang menyeramkan.

Penggambaran kuntilanak yang menyeramkan itu kemudian menimbulkan berbagai pertanyaan tentang asal-usulnya.

Hingga pada akhirnya, antropolog Jerman bernama Timo Duile melakukan penelitian terkait kuntilanak tersebut.

Penelitian Timo Duile itu berjudul “Kuntilanak: Ghost Narratives and Malay Modernity in Pontianak, Indonesia”.

Penelitian itu kemudian dipublikasikan Journal of the Humanities and Social Sciences of Southeast Asia pada 2020 silam.

Dalam judulnya, Timo Duile mencantum nama Malaysia.

Sebab kuntilanak tak hanya ada di Indonesia, tetapi juga ada di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam, yang menyebutnya pontianak.

Baca juga  Usai Penggeledahan, KPK Akan Panggil Kembali Gubernur Kalbar

Penamaan pontianak di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam sebagai kata ganti kuntilanak tidak terlepas dari kaitannya dengan asal-usul Kota Pontianak.

Kata Pontianak sendiri berasal dari bahasa Melayu ‘Ponti’ yang berarti pohon tinggi.

Asal kata ini berkaitan erat dengan kondisi alam di Delta Sungai Kapuas dan Landak yang jadi cikal-bakal Kota Pontianak.

Masyarakat Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam beranggapan pohon tinggi selalu ditempati oleh banyak roh.

Roh memiliki berbagai sifat seperti manusia, ada yang jahat, baik, atau netral.

Karenanya roh bisa hidup berdampingan dan saling berkomunikasi dengan manusia

Namun, pada suatu ketika Syarif Abdurrahman, pendiri serta sultan pertama di Kerajaan Pontianak menggusur pepohonan itu dan menjadikannya sebagai permukiman yang jadi cikal bakal Kota Pontianak.

Lebih lanjut menurut Timo Duile , sejak penggusuran itu dilaksanakan terjadilah perubahan sebutan terhadap roh tersebut menjadi pontianak atau kuntilanak yang merujuk pada penunggu pepohonan tinggi.

Hal ini juga membuat manusia modern mengidentikkan pohon besar, seperti beringin, sebagai tempat tinggal setan.

Baca juga  Kampung Bijak Sampah: Menyelesaikan Masalah Mulai dari Rumah

Lantas, apa alasan roh berubah menjadi seram dan identik dengan wanita?

Jawaban atas hal ini dapat ditemukan dalam riset sejarawan Nadya Karima Melati berjudul “Monsterisasi Perempuan dan Monoteisme” (2022).

Sebelum Timo Duile, Nadya telah lebih dulu melakukan riset kuntilanak sejak 2013 silam.

Dalam salah satu kesempatan, dia kemudian memaparkan jawaban menarik.

Menurut Nadya, pandangan seram itu terjadi karena kedatangan agama monoteisme.

Kehadiran monoteisme menolak adanya sosok spiritual lain selain Tuhan, Karenanya, pandangan roh bergeser menjadi hantu atau monster.

“Agama monoteisme diperkenalkan bersamaan dengan patriarki.

Mereka memperkenalkan konsep ketuhanan yang maskulin, menggeser kemudian menghancurkan kepercayaan lokal yang berhubungan dengan roh dan alam,” tulisnya.

Berubahnya pandangan roh menjadi hantu tersebut selaras dengan pelekatan perempuan sebagai hantu.

Hal ini disebabkan karena perempuan memiliki pengalaman erat yang dekat dengan kematian.

Meski begitu, penggambaran kuntilanak sebagai perempuan yang menyeramkan sudah terlanjur membekas di pikiran masyarakat karena sering dipopulerkan oleh film dan cerita misteri.

Sumber: Tribun

Share :

Baca Juga

Nasional

Presiden dan Jajaran Kabinet Bayar Zakat Lewat Baznas

Nasional

KUHP Baru dan Tantangan Deradikalisasi

Nasional

Cyberity Temukan Server Layanan Cloud Sirekap Berlokasi di Tiga Negara

Nasional

SELAMAT Kenaikan Gaji PNS, TNI and Polri Disetujui Presiden Jokowi, Ini Besarannya

Nasional

Isi DM Diduga IG Ridwan Kamil, Laporkan Sabil ke Sekolah Usai Dikritik Pakai Kata Maneh: Tak Pantas

Nasional

El Nino Picu Musim Kemarau Lebih Kering di NTT

Nasional

Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

Nasional

Suami Tusuk Leher Istri di Citayam Usai Dicap Tak Berguna
error: Content is protected !!