NGABANG, KALBAR – Polres Landak melakukan pemusnahan Barang Bukti (BB) Hasil Operasi Kapuas 2024, Senin (06/07/24), di halaman Mapolres Landak.
Dalam pemusnahan BB tersebut, Polres Landak memusnahkan BB diantaranya: terdapat 16 senjata rakitan laras panjang,kembang api thunder storm/Rocket merk lentera berjumlah 8 Pcs ukuran besar dan 6 Pcs ukuran kecil; 3 (tiga) botol yang berisikan miras jenis tajok dan 2 (dua) platik/kampel kecil yang berisikan arak.
Hadir dalam pemusnahkan BB Hasil Operasi Kapuas 2024, Ketua DPRD Kabupaten Landak, Perwakilan Pj. Bupati Landak, Perwakilan Kajari Landak, Perwakilan PN Ngabang
“Baru saja kita bersama-sama menyaskikan pemusnahan BB hasil dari Operasi Pekat sebelum hari raya idul fitri krmarin yang dilaksanakan seretak di seluruh Indonesia termasuk kami dengan Polsek dan jajarn yang paling banyak kita teriam adalah penyerahan senjata rakita warga dari berbagai daerah di Kabupaten Landak,” kata Kapolres Landak AKBP. I Nyoman Budi Artawan, dihadapan wartawan tadi pagi di Ngabang.
Dikatakan kapolres, senjata laras panjang ini, ada 16 pucuk, diantara ada bomen, 10 dari penyerahn Polres dan sisanya 6 dari polsek-polsek, dan sepajang pengunnya senjata panjang ini digunakan masyarakat untuk berburu atau berjaga-jaga diri atau berjaga-jaga dikebun.
Selanjutnya kapolres mengatakan, selain senjata laras panjang, juga dimusnahkan miras beberapa liter dirigen besar dan beberapa botol beruapa miras jenis arak yang dibuat dari penyulingan dari masyarakat lokal. Dan ada beberapa tempat pihanya melakukan swiping dan barang bukti diamankan oleh anggota dan akhirnya bersama-sama tadi dimusnahkan, tak terkecuali petasan dari penjual-penjual atau pedagang dipingir jalan yang kata gori tidak boleh dijual.
“Yang kita amankan ini ada misiu dan tentunya sangat membahayakan keselamatan manusia,” katanya.
Yang paling menarik, tambah kapolres, dimusnahkan ada BB alat sarung anak anak tawuran pada saat bulan Ramadhan yang mana sarung itu diikat dengan mengunakan diujunganya ada batu.
“Sarung dilontar-lontarkan berkelahi di jembatan baru, pada saat usai sholat subuh atau bangunkan saur dan akhirnya terjadi tawuran antar remaja itu. Mereka akhirnya diamankan termasuk BB ada sebuah pisau, dan termasuk anak-anak yang sudah dikebalikan kepada orang tuanya, “ kata kapolres.
Kapolres menambahkan, keberhasilan menekan angka keamanan di Kabupaten Landak dalam Ops Pekat Kapuas 2024, pada bulan ramadhan dan hari raya idul fitri, sangat baik sekali mengawali kegiatan bulan ramadhan dan sampai idul fitri sangat siknipikan sekali.
“Tawuran tidak terjadi lagi, hanya satu kali terjadi dan sering melakukan patroli secara intensif,” tukasnya. (One)











