Home / Politik

Selasa, 5 November 2024 - 07:45 WIB

Erick Thohir Buka Suara Alasan Dicopotnya Nicke Widyawati sebagai Dirut Pertamina

JAKARTA  – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara mengenai alasannya mengganti Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Ia mengatakan, ditunjuknya Simon Aloysius Mantiri menggantikan Nicke Widyawati untuk penyegaran pada tubuh perusahaan BUMN itu.

“Sekarang ada Pak Simon yang saya rasa ini pimpinan muda, jadi mungkin juga bisa kita dorong terobosan-terobosan lebih luas dan efektif lagi,” ujar Erick Thohir saat ditemui di Pelataran Komplek Senayan DPR RI, Senin, 4 November 2024.

Erick Thohir mengapresiasi kinerja Nicke Widyawati selama menjadi Direktur Utama Pertamina. Ia berujar, Nicke Widyawati telah bekerja dengan maksimal selama menjabat. Ia juga menyebut, Nicke Widyawati sudah cukup lama memegang amanah sebagai Direktur Utama, yakni selama enam tahun. “Jarang lho Dirut Pertamina selama itu,” ujarnya.

Baca juga  Pemerintah Kecamatan Air Besar Bersama TNI dan Polri Evakuasi Senjata Sisa Operasi PGRS/Paraku

Erick Thohir berharap, dengan pergantian pemimpin di tubuh Pertamina, dapat membawa terobosan-terobosan baru bagi perusahaan pertambangan milik BUMN itu.

“Saya yakin dia (Simon) bisa bekerja lebih maksimal, apalagi dengan terobosan-terobosan yang sudah didiskusikan langsung,” kata dia.

Erick Thohir menunjuk Simon Aloysius Mantiri untuk menggantikan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan itu diambil melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) yang dilakukan Kementerian BUMN pada hari ini, Senin, 4 November 2023.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menyatakan, pengangkatan serta pemberhentian direksi dan komisaris BUMN, termasuk Pertamina, merupakan kewenangan pemerintah sebagai pemegang saham yang diwakili oleh Menteri BUMN.

Baca juga  Pj. Bupati Landak Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional

“Pergantian kepemimpinan perusahaan merupakan proses normal dan wajar sebagaimana ketentuan yang ada,” ujar Fadjar di Jakarta, Senin, 4 November 2024, seperti dikutip dari Antara.

Fajar menjelaskan, keputusan RUPS itu tertuang dalam SK-258/MBU/11/2024 dan SK-259/MBU/11/2024. Surat Keputusan itu berisi tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina, yang menetapkan Mochamad Iriawan sebagai Komisaris Utama, Dony Oskaria sebagai Wakil Komisaris Utama, Raden Adjeng Sondaryani sebagai Komisaris Independen, dan Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama Pertamina.

Sumber: Tempo

Share :

Baca Juga

Politik

Terkait Kewarganegaraan Bupati Sabu Raijua Terpilih, Cornelis : Dia Tidak Memberikan Data Dengan Jujur

Politik

Karolin Resmi Daftar Calon Bupati Landak Ke Partai Demokrat

Politik

Partai Gelora Minta Pemerintah Sediakan Fasilitas Kesehatan dan Jaminan Sosial Bagi Petugas Pemilu 2024

Politik

Mad Nur : Pemerintah Diminta Jangan Tiru Cara AS dan China Atasi Resesi Ekonomi, Indonesia Bisa Kolaps

Politik

Manfaatkan Mobilisasi Digital, Jumlah Anggota Partai Gelora Semakin Tumbuh Pesat

Politik

Kampanyekan Sis-Wahyu di Seberuang, Karolin : Sis Dan Wahyu Yang Layak Memimpin Kapuas Hulu

Politik

Ganjar Tanggapi Kabar Demokrat Gabung Koalisi Prabowo: Biasa Saja

Politik

Partai Gelora: Indonesia Bisa Jadi Model Kombinasi Agama Demokrasi dan Kesejahteraan
error: Content is protected !!