Home / Nasional

Jumat, 8 November 2024 - 08:52 WIB

Guru Honorer Supriyani Disomasi Bupati Konawe Selatan

JAKARTA– Guru honorer SD Negeri 4 Baito, Supriyani, mendapat surat somasi dari Bupati Konawe Selatan, Surunuddin Dangga karena mencabut pernyataan damai dalam kasus kekerasan terhadap anak polisi. Dalam surat somasi yang dikeluarkan pada Rabu, 6 November 2024 kemarin, Supriyani dituduh mencemarkan nama baik Bupati Konawe Selatan itu.

Kepala Bagian Hukum Sekretariat Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, Suhardi, membenarkan pihaknya memberikan somasi kepada Supriyani. “Iya betul (dari Bupati Surunuddin). Kami sudah buat keterangan tertulis terkait keluarnya somasi tersebut,” kata Suhardi kepada Tempo, Kamis, 07 November 2024.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Surunuddin membuat somasi itu untuk menegur Supriyani. Tujuannya supaya Supriyani mencabut pernyataannya yang menyatakan bahwa dia telah mencabut kesepakatan damai dengan orangtua muridnya yang berprofesi polisi, Aipda Wibowo Hasyim.

“Proses perdamaian yang diinisiasi oleh bupati, tidak dimaksudkan untuk melakukan intervensi terhadap proses peradilan yang sementara berjalan. Tetapi diharapkan kesepakatan damai tersebut dapat dijadikan alasan untuk meringankan hukuman atau menjadi pertimbangan tersendiri,” ucap Suhardi.

Baca juga  Kepedulian di Titik Akhir Perjalanan Pasien COVID-19

Suhardi juga mengatakan Bupati Konawe Selatan merasa dianggap telah melakukan intimidasi dan tekanan kepada Supriyani saat melakukan kesepakatan damai tersebut. Padahal, kata dia, Bupati Konawe Selatan ingin menyelesaikan masalah antara Supriyani dan Aipda Wibowo Hasyim dengan cara kekeluargaan.

“Tetapi nyatanya Supriyani malah berbalik arah dan tidak mau diselesaikan secara damai. Sehingga apabila Bupati tidak melakukan somasi, maka masyarakat akan menanggap bahwa benar Bupati telah melakukan intimidasi dan tekanan,” kata Suhardi.

Supriyani merupakan seorang guru honorer yang dituding melakukan penganiayaan terhadap muridnya yang merupakan anak dari Aipda Wibowo Hasyim. Kepala SD Negeri 4 Baito, Sanaali, menyatakan tak ada saksi yang menyatakan melihat Supriyani menganiaya muridnya tersebut. Menurut dia, Supriyani hanya pernah menegur muridnya tersebut karena kurang disiplin.

Baca juga  34 Anggota Polres Landak Naik Pangkat Periode 1 Januari 2023

Wibowo lantas menlaporkan Supriyani ke Polsek Baito hingga Supriyani ditangkap dan kini tengah menghadapi sidang. Bupati Konawe Selatan turun tangan dengan memediasi Supriyani dengan Wibowo hingga mencapai kesepakatan damai. Namun perempuan yang telah bertahun-tahun menjadi guru honorer tersebut mengeluarkan surat yang menyatakan dia mencabut kesepakatan damai tersebut pada 6 November 2024.

“Dengan ini menyatakan mencabut tanda tangan dan persetujuan saya dalam surat kesepakatan damai yang ditandatangani di Rujab (Rumah Jabatan) Bupati Konsel pada tanggal 05 November 2024, karena saya dalam kondisi tertekan dan terpaksa dan tidak mengetahui isi dan maksud dari surat kesepakatan tersebut,” tulis Supriyani.

Sumber: Tempo

Share :

Baca Juga

Nasional

Merapi Kembali Semburkan Awan Panas Guguran

Nasional

Istri Suka Pamer Harta, Kementerian ATR/BPN Periksa Kepala BPN Jaktim Sudarman Harja, Ini Hasilnya

Nasional

Prabowo: Banyak Ketum Parpol Ajukan Calon Menteri dari Kalangan Profesional

Nasional

Bahas Upaya Akhiri Perang, Jokowi akan Temui Putin dan Zelenskyy

Nasional

Ramadan di Penjara, Belajar Agama dan Mensyukuri Nikmat-Nya

Nasional

Beredar 64 Nama Daftar Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran,KIM Tegaskan Belum Ada Susunan Resmi

Nasional

Gempa Papua Jadi Momentum Peninjauan Kebijakan Bangunan Tahan Gempa

Nasional

Organisasi Jurnalis “JOIN” Siap Kibarkan Sayap Di Setiap Daerah
error: Content is protected !!