Home / Olahraga

Senin, 11 November 2024 - 08:57 WIB

Sama-sama Kena Sanksi FIFA, Ini Perbedaan Denda untuk Timnas Indonesia dan Bahrain

Jay Idzes saat laga Bahrain Vs Timnas Indonesia di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Bahrain pada Kamis (10/10/2024).

Jay Idzes saat laga Bahrain Vs Timnas Indonesia di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Bahrain pada Kamis (10/10/2024).

JAKARTA – Timnas Indonesia dan Bahrain merupakan dua negara dari Grup C Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang sama-sama mendapat sanksi FIFA.

Pertama adalah Bahrain.

FIFA memberikan sanksi kepada Bahrain pada bulan Oktober lalu.

Hal tersebut merupakan buntut dari aksi suporter Bahrain yang menggangu pemain lawan dengan laser ketika melawan Jepang pada 10 September 2024.

Selain itu, suporter juga dinilai mengganggu jalannya pertandingan karena meniup peluit di tengah laga.

Akibat kejadian ini, FIFA mendenda Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) sebesar 10.000 Franc Swiss atau sekitar Rp179 juta.

“FIFA memberikan hukuman sebesar 10.000 Franc Swiss kepada BFA atas terjadinya dua pelanggaran laser dan peluit di laga Bahrain Vs Jepang.”

“Setiap pelanggaran mendapatan hukuman sebesar 5.000 Franc Swiss,” tulis GDN Bahrain, Rabu (9/10/2024).

Beralih ke timnas Indonesia.

Timnas Indonesia baru saja mendapat sanksi dari FIFA.

Baca juga  Lionel Messi Antar inter Miami ke Final Leagues Cup, The Herons Sudah Hampir Pasti Juara

Kepastian diumumkan langsung oleh FIFA melalu laman resminya pada Sabtu (9/11/2024) malam.

FIFA menilai timnas Indonesia telah melanggar regulasi selama menjalani laga di bulan September dan Oktober.

Sanksi pertama diberikan kepada timnas Indonesia karena terlambat kick-off ketika melawan Australia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, (10/10/2024).

Awalnya, FIFA hanya memberikan peringatan.

Namun, timnas Indonesia kembali mengulangi kesalahan serupa ketika melawan China pada 15 September 2024.

Akibat kejadian ini, tim asuhan Shin Tae-yong harus membayar denda sebesar 10.000 Swiss Franc atau sekitar 179 juta rupiah.

Lebih lanjut, FIFA juga memberi sanksi denda kepada dua staf pelatih timnas Indonesia.

Mereka adalah Sumardji (manajer) dan Kim Jong-jon (asisten pelatih).

Sumardji didenda sebesar CHF 5000 atau sekitar 90 juta rupiah.

Denda serupa juga diberikan kepada Kim Jong-jin.

Selain itu, Sumardji dan Kim Jong-jin juga memperoleh sanksi tambahan yakni larangan mendampingi timnas Indonesia.

Baca juga  Pariwisata Landak Terus Berbenah di Tahun 2022

Untuk lebih jelasnya, berikut bunyi sanksi dari FIFA untuk timnas Indonesia:

10 September 2024

Laga: Timnas Indonesia vs Australia

Kesalahan: Kick-off tertunda

Sanksi: Peringatan

15 Oktober 2024

China vs Timnas Indonesia

Kesalahan: Kick-off tertunda

Sanksi: Denda CHF 10.000 (Rp179 juta)

Staf/Individu

Sumardji

Laga: Bahrain vs Timnas Indonesia, 10 Oktober 2024

Kesalahan: Misconduct (Artikel 14.1)

Sanksi: Larangan mendampingi tim satu pertandingan dan denda CHF 5000 (Rp 90 juta)

Kim Jong-jin

Laga: Bahrain vs Timnas Indonesia, 10 Oktober 2024

Kesalahan: Misconduct (Artikel 14.1)

Sanksi: Larangan mendampingi tim empat pertandingan dan denda CHF 5000 (Rp 90 juta).

Sumber: Bolasport

Share :

Baca Juga

Olahraga

HUT ke-18 Gerindra, Yuliansyah Lepas Lomba Sampan Bidar Se-Kalimantan Barat di Sungai Landak

Olahraga

STY Foundation Menjadi Bukti Kecintaan STY Terhadap Sepak Bola Indonesia

Olahraga

Timnas Argentina Disambut Keramahan Indonesia, Hari Ini Jalani Latihan Tertutup

Olahraga

Shin Tae-Yong Apresiasi Garuda Muda Raih Perunggu

Olahraga

Jalani Proses Naturalisasi Pemain untuk Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Ungkap Salah Satu Motivasinya

Olahraga

Lawan Terberat Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 Bikin Keputusan yang Runtuhkan Harapan Thailand

Olahraga

Heri Saman Membuka Turnamen Sepak Bola Natal Cup 2022 di Gombang

Olahraga

Update Ranking FIFA Timnas Indonesia Usai Imbang vs Bahrain
error: Content is protected !!