Home / Uncategorized

Rabu, 13 November 2024 - 09:06 WIB

Menteri LH Hanif Faisol Lanjutkan Perjuangan Panjang Aksi Iklim Indonesia

 Menteri LH Hanif Faisol

Menteri LH Hanif Faisol

JAKARTA  – Menteri LH Hanif Faisol melihat persiapan Delegasi Indonesia (Delri) Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa/ Conference of the Parties (COP) ke-29, Minggu, (10/11/2024). Dalam kesempatan tersebut Menteri LH menyebutkan jika Delegasi Indonesia akan melanjutkan perjuangan melalui meja negosiasi dan soft diplomacy melalui Paviliun Indonesia.

Ia menyebut jika perjuangan Delri di COP29 ini akan berupaya melanjutkan perjuangan yang belum selesai.

“Jadi untuk agenda utama COP29 ini selain yang telah dilaksanakan teman-teman semua untuk soft diplomacy melalui Paviliun Indonesia, Ibu Dirjen PPI juga mengawal para negosiator yang untuk melanjutkan long term perjuangan,” ujar Menteri Hanif.

Kemudian yang kedua ia menyebut jika kehadirannya disini benar-benar untuk melihat kondisi aktual dari kerangka operasional implementasi dari perdagangan karbon.

Baca juga  Kunjungi Polsek Meranti, Kapolres Landak Sampaikan Hal Ini

“Jadi kita sudah menyampaikan ke Bapak Presiden bahwa sepulang dari Baku kita akan mendeklarasikan untuk Indonesia carbon trading. Jadi ini kita dengan Bu Dirjen juga menyiapkan segala sesuatunya,” lanjutnya.

Menteri Hanif pun menyebutkan akan berupaya menyelesaikan sumbatan-sumbatan yang kemarin beberapa tahun ada di setiap Konferensi Perubahan Iklim. “Ada strategi yang kita susun dan kami sudah sampaikan ke Bapak Presiden. Pak Special Envoy Hasyim Djojohadikusumo, akan memberikan penjelasan kepada kita terkait dengan potensi perdagangan karbon Indonesia,” imbuhnya.

Sebagai informasi, pada Presidensi COP29 Azerbaijan akan meluncurkan 14 inisiatif dalam berbagai bentuk, termasuk pledges, deklarasi, kemitraan, dan platform sebagai wujud dukungan terhadap pilar Enhance Ambition.

Inisiatif-inisiatif tersebut mencakup komitmen global pada bidang mitigasi dan adaptasi, pembiayaan iklim, transparansi, serta pengembangan jaringan kolaboratif yang melibatkan banyak pihak. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong peningkatan ambisi negara-negara dalam mitigasi, adaptasi, serta pengurangan dampak perubahan iklim secara terukur dan transparan.

Baca juga  KPU Berikan Bimtek Secara Khusus kepada Partai Gelora Terkait Perbaikan Dokumen Persyaratan Parpol

Sementara itu, pilar Enable Action menitikberatkan pada New Collective Quantified Goal (NCQG) yang terkait dengan pembiayaan iklim, yang juga menjadi fokus utama di COP29.

Pilar ini juga mencakup isu krusial dalam Pasal 6 Paris Agreement yang mengatur kerjasama internasional untuk mencapai target iklim, serta pendanaan Loss and Damage untuk membantu negara-negara terdampak.

Sumber: menlhk.go.id

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Polres Landak Adakan Pisah Sambut AKBP Ade Kuncoro dan AKBP Stevy Pattiasina

Uncategorized

6 Tanda Peringatan Diabetes yang Dapat Terlihat pada Kaki

Uncategorized

Pangdam XII/TPR Beserta Kapolda Kalbar, Cek Kesiapan Pengamanan Pilkada di Sintang

Uncategorized

Polsek Mandor Berikan Pengamanan Sholat Jum’at Di Masjid Baitul Jama’iyah Mandor

Polri

Jelang  Pemilu 2024, Polres Landak Gelar Latihan Sispam Kota di Mapolres Landak

Uncategorized

Polsek Menyuke Laksanakan Patroli Siang Hari Ciptakan Kondisi Yang Aman

Uncategorized

Sosialisasi Cegah Radikal Kepada Pelajar

Uncategorized

Bintalfisdisbun AKPY STIPER, Upaya Tanamkan Budaya Kebun Kepada Taruna Andalan Sawit
error: Content is protected !!