NGABANG, Landak News – Setelah dua bulan buron, upaya keras dan kerja tanpa lelah Tim Jatanras Satreskrim Polres Landak akhirnya membuahkan hasil gemilang. Satu pelaku pencurian motor yang sempat meresahkan warga Ngabang berhasil diringkus, sementara satu pelaku lainnya kini diburu!
Kasus ini bermula dari laporan warga, M, yang kehilangan motor kesayangannya—Suzuki FU 150 warna hitam, KB 6972 LW—pada Minggu (17/8/2025). Motor yang ia parkir di depan kontrakan lenyap tanpa jejak saat pagi menjelang. Kerugian pun tak kecil, mencapai Rp31 juta.
![]()
Tak mau kecolongan, Tim Jatanras langsung bergerak cepat. Melalui penyelidikan intensif dan informasi masyarakat, polisi akhirnya menemukan titik terang: dua pelaku muda berinisial RZ (23) dan AG (22) menjadi otak pencurian.
Gerak cepat aparat berbuah hasil! Pada Minggu malam (12/10/2025), tim berhasil mengendus keberadaan motor hasil curian di rumah R (inisial) di Dusun Tanjung Montai, Desa Munggu. Motor tersebut digadaikan RZ kepada R. Barang bukti segera diamankan ke Mapolres Landak.
Tak berhenti di situ, esok harinya Senin (13/10/2025), RZ berhasil ditangkap tanpa perlawanan. Dalam pemeriksaan, ia mengakui perbuatannya dan menyebut rekannya AG sebagai partner kejahatan, yang kini terus diburu petugas.
Kasat Reskrim Polres Landak, AKP Heri Susandi, S.H., menegaskan komitmen pihaknya untuk menindak tegas setiap pelaku kejahatan.
“Kami tak akan berhenti sampai pelaku terakhir tertangkap. Tim Jatanras bekerja siang malam demi keamanan masyarakat Landak,” tegasnya.
Ia juga mengimbau warga agar lebih waspada dalam menjaga kendaraan.
“Kejadian ini jadi pelajaran bagi kita semua—pastikan kendaraan dikunci ganda dan parkir di tempat aman,” tambahnya.
Sementara itu, korban M tak kuasa menyembunyikan rasa haru.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Polres Landak. Motor saya kembali, dan saya salut dengan kerja keras polisi,” ungkapnya dengan mata berbinar.
Kini, pelaku RZ beserta barang bukti Suzuki FU 150 sudah diamankan di Polres Landak. Sementara itu, pelaku AG masih dalam pengejaran. Polisi memastikan tak ada tempat aman bagi pelaku kejahatan di wilayah Landak.
“Kami akan terus kejar sampai tertangkap!” tegas Kasat Reskrim.
Penulis: HR












