Home / Kalbar

Jumat, 7 November 2025 - 19:04 WIB

Wagub Krisantus Pimpin Ratas Jelang Nataru: Pastikan Ketersediaan BBM bagi Masyarakat,

PONTIANAK, LANSAK NEWS
Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelar rapat terbatas bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, instansi vertikal, Pertamina, serta Komite BPH Migas.

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., berlangsung di Ruang Ruai Telabang Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (7/11/2025).

Pertemuan tersebut membahas kesiapan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Solar (JBT), evaluasi tindak lanjut Instruksi Gubernur tentang pendistribusian Solar, serta upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

Dalam arahannya, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa Pemprov Kalbar sebelumnya telah menerima aksi damai para sopir truk terkait kelangkaan Solar. Menindaklanjuti hal tersebut, pemerintah daerah telah menetapkan Instruksi Gubernur Kalimantan Barat Nomor 500.10/224/RO-EKON tentang penyediaan, pendistribusian, dan penyaluran Solar di wilayah Kalbar.

“Kuota BBM subsidi untuk Kalbar tahun ini ditetapkan sebesar 474.801 kiloliter, atau 79,33 persen dari total usulan 598.477 kiloliter. Kondisi ini membutuhkan perhatian serius agar penyalurannya tepat sasaran dan tetap stabil selama periode Natal dan Tahun Baru,” tegas Krisantus.

Baca juga  Karol- Gidot Sudah Siapkan Program Khusus Untuk Sejahterakan Nelayan Kalbar

Lebih lanjut, Wakil Gubernur menjelaskan bahwa Pemprov Kalbar telah membentuk Tim Pengendalian dan Pengawasan Penyaluran JBT dan JBKP sebagai tindak lanjut kerja sama antara BPH Migas dan Pemerintah Provinsi Kalbar. Tim ini bertugas menangani berbagai persoalan penyaluran BBM subsidi di lapangan.

Menurutnya, pengawasan penyaluran BBM subsidi sering menghadapi tantangan, mulai dari deviasi harga yang tinggi antara BBM subsidi dan non-subsidi, potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak, hingga keterbatasan kontrol dalam proses distribusi.

“Melalui rapat ini, saya berharap lahir langkah-langkah pengendalian dan pengawasan yang lebih efektif, terutama menghadapi meningkatnya kebutuhan energi menjelang akhir tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Komite BPH Migas Abdul Halim menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga sebagai badan usaha penugasan BBM subsidi, termasuk rencana tindak lanjut bersama AKR Corporindo.

Baca juga  Banyak Potensi Pertanian Kubu Raya Yang Bisa Dimaksimalkan

“Secara umum, penyaluran BBM di Kalbar selama ini berjalan aman dan lancar. Untuk mengantisipasi kebutuhan pada masa Natal dan Tahun Baru, Pertamina menyiapkan layanan tambahan berupa SPBU siaga, kios Pertamina siaga, motoris, serta mobil tangki siaga di titik-titik yang diprediksi mengalami peningkatan mobilitas,” ungkapnya.

Halim juga menambahkan bahwa BPH Migas telah mengoperasikan posko pemantauan berbasis CCTV dari Jakarta untuk memonitor potensi kelangkaan, kekurangan pasokan, kemacetan, maupun antrean di berbagai daerah.

“Dengan sistem ini, kami dapat berkoordinasi langsung dengan para koordinator di daerah apabila terjadi indikasi gangguan distribusi,” tutupnya. (R)

 

Share :

Baca Juga

Kalbar

Tanah Longsor di 3 Bukit Ancam Pemukiman Warga Anjongan

Kalbar

Pendidikan Suku Dayak Jadi Prioritas Karolin Gidot

Kalbar

Musrenbang Upaya Meramu Solusi Berbagai Persoalan

Kalbar

Aman dan Halal, Sujiwo Imbau Masyarakat Tak Ragu Divaksin

Kalbar

Warga Kayan Hilir Mengungsi Akibat Banjir

Kalbar

Ketua DAD Serawai Akan Rangkul Semua Tokoh Masyarakat Untuk Menangkan Pasangan Karolin-Gidot

Kalbar

Lomba Perahu “Dragon Boat” Meriahkan Festival Sungai Jawi

Kalbar

Dedeng warga Desa Kaliau : Terima Kasih Bapak Panglima Tentara Nasional Indonesia dan Bapak Polisi
error: Content is protected !!