NGABANG, LANDAK NEWS – Wakil Bupati Landak, Erani, ST., MT., membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di Aula Kantor Bupati Landak, Rabu (26/11/2025). Kegiatan ini mengangkat tema “Bangun Akuntabilitas, Akselerasikan Ekonomi Desa.”
Acara dihadiri Sekda Landak Heri Adiwijaya, DPMPD, camat, serta kepala desa se-Kabupaten Landak, dengan narasumber dari DPD RI, BPKP, DJPb Kalbar, Bank Kalbar, dan Kemendes RI.
Erani menegaskan pentingnya sinergi pemerintah dalam memperkuat tata kelola desa. Ia menyebut masih terdapat tantangan seperti pengelolaan keuangan desa yang belum optimal, keterbatasan SDM, serta lambannya adaptasi kebijakan.
Penyaluran Dana Desa Landak saat ini baru mencapai 69,72 persen atau Rp106,15 miliar dari total DIPA Rp152,25 miliar. Dari 156 desa, empat di antaranya tidak menerima penyaluran DD tahun ini, dan 145 desa belum dapat menerima DD non earmark. Erani meminta penjelasan dari Kanwil DJPb Kalbar.
Pemkab Landak terus memperkuat sistem tata kelola desa melalui penerapan Siskeudes online, transaksi non tunai CMS Desa, dan rencana implementasi Siskeudes Link pada 2026. Seluruh desa juga telah menggunakan Sipades online untuk pengelolaan aset. (***)












