NGABANG, LANDAK NEWS – Bupati Landak Karolin Margret Natasa secara resmi melantik Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu serta mengukuhkan Bunda PAUD tingkat kecamatan dan desa se-Kabupaten Landak. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Seminar Kesehatan dalam rangka Hari Ibu ke-97 dan Rapat Koordinasi TP PKK se-Kabupaten Landak, yang berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Landak, Senin (22/12/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Karolin menegaskan bahwa pelantikan tersebut merupakan langkah strategis untuk mengimplementasikan Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu. Ia menjelaskan, Posyandu kini harus bertransformasi dari sekadar pelayanan kesehatan menjadi pusat pelayanan dasar masyarakat yang terpadu lintas sektor.
“Posyandu ke depan perlu kita dorong untuk menjadi wadah pelayanan terpadu lintas sektor yang manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar Karolin.
Ia menyebutkan, pelayanan Posyandu saat ini mencakup enam bidang utama, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat dan sosial.
Terkait pengukuhan Bunda PAUD, Bupati Karolin menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Hal tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 yang menempatkan PAUD sejajar dengan jenjang pendidikan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Karolin juga memberikan arahan tegas kepada para pemangku kepentingan di tingkat wilayah. Kepada para camat, ia meminta agar segera membentuk kepengurusan Tim Pembina Posyandu Kecamatan secara lengkap dengan melibatkan unsur lintas sektor melalui Surat Keputusan (SK) Camat.
“Sementara kepada kepala desa agar membentuk Tim Pembina Posyandu Desa dan memperbarui SK Posyandu sehingga struktur organisasinya selaras dengan standar pelayanan minimal yang baru,” pintanya.
Melalui momentum peringatan Hari Ibu ke-97, Karolin mengajak kaum ibu untuk semakin peduli terhadap kesehatan keluarga serta mendukung tumbuh kembang anak, guna mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Landak.
“Saya berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara TP PKK, Posyandu, Bunda PAUD, dan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar serta kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Landak,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, jajaran Forkopimda, para camat, kepala desa, pengurus TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Landak, serta para kader Posyandu se-Kabupaten Landak. (***)









