Home / Pemda Landak

Minggu, 25 Januari 2026 - 00:33 WIB

Bupati Landak Fokuskan Program Pertanian dan Ketahanan

NGABANG, LANDAK NEWS – Petani Kabupaten Landak tidak membutuhkan program yang hanya rapi di atas kertas, tetapi anggaran yang benar-benar bekerja di sawah, kebun, kolam, dan dapur keluarga mereka.

Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten Landak menegaskan bahwa arah kebijakan pertanian 2026 harus berpihak pada petani sebagai pelaku utama ketahanan pangan, bukan sekadar objek program pemerintah.

Sikap itu ditegaskan Bupati Landak Karolin Margret Natasa, yang meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghentikan pola belanja rutin yang tidak berdampak langsung bagi rakyat. Anggaran pertanian, menurut Karolin, harus dirancang secara efektif, efisien, dan inovatif, dengan satu tujuan utama: memperkuat posisi petani dan masyarakat desa.

Arahan tersebut kemudian diterjemahkan oleh Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak melalui penyusunan program prioritas tahun anggaran 2026 berbasis evaluasi kinerja.

Pendekatan ini dimaksudkan agar uang publik tidak habis di birokrasi, tetapi berbuah nyata bagi peningkatan produksi pangan, stabilitas harga, dan kesejahteraan petani di Kabupaten Landak.

Kepala DPPKP Landak, John Elak, menjelaskan bahwa arah kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Bupati Landak Nomor 900.1.1/1393/II-BPKAD Tahun 2025. Ia menyebutkan, fokus program prioritas DPPKP tahun 2026 diarahkan untuk mendukung Asta Cita Presiden serta visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Landak.

Baca juga  Desa Hilir Tengah Buka Pelatihan Pertukangan dan Perbengkelan

Program tersebut mencakup kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan swasembada pangan, serta upaya memastikan ketersediaan dan stabilisasi pasokan serta harga pangan di daerah. Bagi petani, kebijakan ini menentukan langsung keberlanjutan usaha tani dan ketahanan ekonomi keluarga desa.

John Elak menegaskan bahwa pengendalian kinerja menjadi fondasi agar program pertanian tidak berhenti sebagai rutinitas administratif, melainkan berdampak langsung bagi petani.

“Kita harus introspeksi dan evaluasi atas apa yang sudah dicapai, dan yang lebih penting, memperbarui komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang responsif,” tegas John Elak di Ngabang, Sabtu (24/1/2026).

Ia juga menekankan bahwa pembangunan pertanian di Kabupaten Landak tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Petani dan kelompok tani harus diposisikan sebagai subjek utama pembangunan, yang didukung oleh sinergi pemerintah pusat dan daerah, sektor swasta, akademisi, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Keberhasilan sepenuhnya bergantung pada sinergi seluruh jajaran. Kita harus mengawal setiap kebijakan Bupati dan Wakil Bupati harus mampu dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat Kab. Landak,” tambahnya.

Baca juga  Hari Ini KPU Landak Lantik Anggota PPK Se Kabupaten Landak

Dari sisi perencanaan, Perencana Ahli Muda DPPKP Landak, Irawan Prastomo, menjelaskan bahwa penganggaran berbasis kinerja merupakan pendekatan strategis yang mengaitkan alokasi anggaran dengan hasil yang terukur, sesuai prinsip Performance-Based Budgeting.

Menurutnya, pendekatan ini tidak lagi semata bertumpu pada pola belanja masa lalu, tetapi menjawab pertanyaan mendasar tentang tujuan program, indikator hasil, serta efisiensi penggunaan sumber daya. Dengan cara ini, kepentingan petani dapat dijaga agar tidak tersisih oleh rutinitas birokrasi.

Penganggaran berbasis kinerja dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas program, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta membantu pengambil keputusan memprioritaskan anggaran berdasarkan data kinerja yang mencerminkan kebutuhan riil masyarakat desa.

“Kita harus mengawal program prioritas yang telah dialokasikan dapat berjalan efektif, transparan, dan berorientasi pada hasil nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat dengan menekankan pentingnya profesionalisme, transparansi, inovasi, serta pelayanan publik yang responsif,” tutup Irawan.(***)

 

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Sosialisasi dan Pembimbingan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak

Pemda Landak

Apel Sumpah Pemuda di SDN 10 Ngabang

Pemda Landak

Bupati Himbau Ibu Hamil Melahirkan di Puskemas

Pemda Landak

Cegah Pelanggaran Pilkada Diwilayah Perbatasan, Pemkab Landak Bersama Bawaslu Adakan Rakor

Pemda Landak

Bupati Landak Dan Kajari Landak Launching Rumah Restorative Justice

Pemda Landak

Pj Bupati Landak Resmikan Pamsimas Di Dusun Sidik Tembawang Desa Gombang

Pemda Landak

Bupati Karolin Minta Jaminan Ketersediaan Blangko e-KTP Kepada Pemerintah Pusat

Pemda Landak

Bupati Karolin: Pelantikan Pemuda Katolik Landak Momentum Perkuat Komitmen Pelayanan
error: Content is protected !!