Home / Pemda Landak

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:55 WIB

Pemkab Landak Prioritaskan Infrastruktur dalam Program CSR Tahun 2026

Ngabang, Landak News – Pemerintah Kabupaten Landak menetapkan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama dalam pemanfaatan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP/CSR) pada tahun 2026. Fokus utama diarahkan pada perbaikan jalan dan jembatan guna mendukung kelancaran distribusi logistik serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Landak Karolin Margret Natasa usai menghadiri Rapat Koordinasi Forum TSLP/CSR bersama sejumlah pelaku usaha yang beroperasi di Kabupaten Landak. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Grand Landak, Ngabang, Kamis (5/3/2026).

Karolin mengatakan, pemerintah daerah ingin agar program CSR tidak hanya bersifat kegiatan sesaat, tetapi benar-benar terarah dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Berdasarkan evaluasi, kami mengambil prioritas tahun 2026 ini pada penanganan infrastruktur, mengingat masih banyak fasilitas yang memerlukan penanganan mendesak,” ujar Karolin.

Baca juga  Jelang HUT RAPI Wilayah 07 Landak,  Anggota RAPI Landak  Baksos Bersihkan Jembatan Lama

Menurutnya, kondisi akses jalan dan jembatan sangat berpengaruh terhadap kelancaran distribusi barang dan kebutuhan pokok masyarakat. Jika akses transportasi terganggu, maka distribusi logistik menjadi sulit dan berpotensi memicu kenaikan harga di pasar.

Ia menegaskan bahwa kelancaran distribusi bukan hanya menjadi kepentingan pedagang, tetapi juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat secara luas.
“Kalau akses lancar, orang bergerak, barang bergerak, ekonomi juga ikut bergerak,” katanya.

Selain menetapkan prioritas pada pembangunan infrastruktur, Karolin juga meminta perusahaan menyusun program CSR secara lebih terencana dan terarah. Perencanaan tersebut meliputi jenis program, lokasi pelaksanaan, target yang ingin dicapai, hingga indikator dampak yang dapat diukur.

Pemerintah daerah, lanjutnya, siap mendampingi perusahaan agar pelaksanaan program CSR selaras dengan agenda pembangunan daerah dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Baca juga  Jokowi Siap Turun Gunung Demi PSI: Ke Kecamatan Saya Masih Sanggup

“Pengawasannya akan kita perketat lagi agar sungguh-sungguh sesuai dengan rencana dan prioritas daerah,” tegasnya.

Melalui forum koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Landak berharap pelaksanaan CSR di daerah tersebut dapat berjalan lebih efektif, tidak tumpang tindih, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Karolin menambahkan bahwa tujuan utama dari penguatan koordinasi tersebut adalah agar program CSR tidak hanya tercatat dalam laporan kegiatan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama melalui perbaikan infrastruktur yang dapat kembali dilalui dengan aman. (*)

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Gelar Seminar Cerdas Berinternet dan Berliterasi di Era Digital, Ketua DWP UP Diskominfo Landak: Meminta Pelajar Gunakan Media Digital Secara Cerdas dan Kritis

Pemda Landak

Bupati Buka Kegiatan Pengawasan Partisipatif

Pemda Landak

Gelar Pelatihan Non Kebakaran, Satpol-PP Landak Libatkan 20 Orang Petugas

Pemda Landak

Pemilu 2019: Bawaslu Landak Hanya Menerima  2 Temuan Dan 5 Laporan Pelanggaran Pemilu

Pemda Landak

Pj Bupati Landak Hadiri Rakor Penanggulangan Penyakit Rabies Di Provinsi Kalbar

Pemda Landak

Sekda Landak Menyaksikan Penyerahan Hasil Evaluasi SAKIP RB

Pemda Landak

Jembatan Gantung di Merayuh Memprihatinkan

Pemda Landak

Peringatan Hari Air Sedunia, Bupati Jelaskan Manfaat Air
error: Content is protected !!