Home / Pemda Landak

Senin, 6 April 2026 - 17:20 WIB

Bupati Karolin: Musrenbang RKPD Landak 2027 Jadi Forum Penentu Prioritas di Tengah Efisiensi Anggaran

NGABANG, Landak News  — Bupati Landak Karolin Margret Natasa menegaskan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Landak Tahun 2027 menjadi forum strategis untuk menentukan program pembangunan prioritas di tengah kondisi efisiensi anggaran dan pemotongan transfer ke daerah.

Hal tersebut disampaikan Karolin saat membuka Musrenbang RKPD 2027 yang digelar di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Ngabang, Senin (6/4/2026).

Menurut Karolin, seluruh usulan pembangunan pada dasarnya memiliki tingkat kepentingan yang sama. Namun, keterbatasan fiskal daerah saat ini mengharuskan pemerintah lebih selektif dalam menetapkan program yang benar-benar mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Dengan situasi hari ini terkait efisiensi dan pemotongan anggaran yang sangat besar, tentunya musrenbang ini menjadi sangat krusial dan penting. Forum ini untuk membahas mengenai hal mana yang paling penting di antara yang penting, karena semuanya penting,” ujar Karolin.

Ia mengakui tidak semua aspirasi masyarakat dapat direalisasikan dalam waktu bersamaan. Karena itu, Musrenbang menjadi forum resmi untuk menyaring kebutuhan pembangunan yang paling prioritas serta menyentuh kepentingan publik secara luas.

Baca juga  Kunker Ke Jelimpo, Bupati Karolin Tinjau Infrastruktur

“Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat karena tidak semua usulan bisa kita akomodasi. Namun dalam forum resmi ini akan dibahas program mana yang paling menjadi prioritas,” katanya.

Selain membahas perencanaan pembangunan, Karolin juga menyinggung dinamika di masyarakat terkait penertiban lahan oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan.

Ia menyampaikan persoalan tersebut telah dilaporkan secara nonformal kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Pemerintah Kabupaten Landak, lanjutnya, akan mengusulkan pelepasan kawasan hutan bagi kampung-kampung yang telah lama berdiri, bahkan sebelum Indonesia merdeka, agar masyarakat memperoleh kepastian hukum atas lahan tempat tinggal mereka.

“Kami akan mengusulkan pelepasan kawasan hutan bagi kampung-kampung yang sudah ada sejak lama. Tujuannya agar masyarakat memiliki kepastian hukum terkait status lahan yang memang merupakan kampung halaman mereka,” tuturnya.

Karolin menegaskan penertiban lahan merupakan bagian dari penegakan hukum sehingga bukan berada dalam kewenangan pemerintah kabupaten untuk memberikan persetujuan terlebih dahulu.

Baca juga  Bupati Landak : Barang BPNT Harus Diambil Dari Produk Lokal

Meski demikian, ia berharap kebijakan pemerintah tetap mempertimbangkan kondisi riil masyarakat di lapangan.

“Karena sifatnya penegakan hukum, ranahnya bukan berada di pemerintah daerah. Namun kami berharap pemerintah dapat bertindak bijaksana dan mengakomodasi kondisi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menekankan agar Musrenbang tidak hanya menghasilkan daftar usulan, tetapi melahirkan kebijakan pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Saya berharap musyawarah pembangunan ini menghasilkan kebijakan yang betul-betul menyentuh hajat hidup orang banyak, terutama infrastruktur yang menjadi prioritas,” kata Krisantus.

Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota sama-sama menghadapi dampak efisiensi anggaran, sehingga belanja daerah harus dilakukan secara hati-hati, efektif, dan tepat sasaran.

“Dengan anggaran yang tersedia saat ini, dana yang ada harus dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran,” pungkasnya. (LN)

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Kunker Sidas Bupati Landak Beri Bantuan Atasi Stunting

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Serahkan Bantuan Alsintan Berupa Pompa Air kepada 31 Poktan

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Buka Pencanangan dan Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di Lingkungan Pemkab Landak Tahun 2023

Pemda Landak

SDN 10 Ngabang Juara II Sekolah Sehat Se Kabupaten Landak Tahun 2018

Pemda Landak

Karolin Apresiasi Pilkades Serentak Aman Dan Lancar

Pemda Landak

Kemendikbud Bantu PGRI Landak Rp. 350 Juta

Pemda Landak

PJ Gubernur Kalbar dan PJ Bupati Landak Meninjau Secara Langsung Jembatan Gantung Yang Putus di Kecamatan Air Besar

Pemda Landak

Sekda Landak Pimpin Apel Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2023
error: Content is protected !!