Home / Kalbar

Kamis, 16 April 2026 - 16:29 WIB

Kejati Kalbar Selamatkan Rp115 Miliar dalam Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola Bauksit

PONTIANAK, Landak News  – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar) menggelar konferensi pers terkait perkembangan penanganan dugaan tindak pidana korupsi tata kelola pertambangan bauksit di wilayah Kalimantan Barat, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Bahruddin Lopa lantai 4 Kantor Kejati Kalbar ini dipimpin oleh Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Siju, SH., MH., didampingi Asisten Intelijen, para koordinator, kepala seksi di bidang Pidsus, serta Kepala Seksi Penerangan Hukum.

Dalam keterangannya, Aspidsus menyampaikan bahwa proses penyidikan yang tengah berjalan telah membuahkan hasil berupa penyelamatan keuangan negara sebesar Rp115 miliar.

“Dalam penanganan perkara tata kelola pertambangan bauksit ini, kami telah berhasil melakukan penyelamatan keuangan negara sebesar Rp115 miliar,” ujar Siju.

Ia menjelaskan, penyidikan perkara tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejati Kalbar Nomor 01/O.1/Fd.1/01/2026 tertanggal 2 Januari 2026.

Baca juga  Polisi Amankan Terduga Pembunuh Ibu Kandung

Kasus ini bermula dari laporan pengaduan masyarakat terkait aktivitas pertambangan bauksit di Kalimantan Barat pada periode 2017 hingga 2023.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kejati Kalbar melakukan penyelidikan dan menemukan adanya indikasi peristiwa hukum yang mengarah pada tindak pidana korupsi.

“Setelah melalui proses penyelidikan, tim menyimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi sehingga perkara ini ditingkatkan ke tahap penyidikan,” jelasnya.

Dalam proses penyidikan, ditemukan salah satu badan usaha pertambangan yang tidak memenuhi kewajiban penempatan jaminan kesungguhan pembangunan fasilitas pemurnian (smelter) sejak 2019 hingga 2022.

Namun, seiring berjalannya proses hukum, badan usaha tersebut akhirnya menitipkan dana jaminan sebesar Rp115 miliar kepada penyidik Kejati Kalbar. Dana tersebut selanjutnya akan disetorkan ke kas negara sebagai bagian dari pemulihan kerugian negara.

Baca juga  Meriahkan HUT RI ke 72, DPC PDI Perjuangan Gelar Banteng Cup Bola Voli Terbuka 2017

Menurut Siju, capaian ini menjadi bukti komitmen Kejati Kalbar dalam penegakan hukum yang tidak hanya berfokus pada pemidanaan, tetapi juga pada pengembalian kerugian keuangan negara.

“Ini merupakan bentuk nyata keberpihakan kami terhadap kepentingan publik, dengan mengedepankan pemulihan keuangan negara,” tegasnya.

Kejati Kalbar menegaskan bahwa proses penyidikan masih terus berlangsung dengan menjunjung tinggi prinsip profesionalitas, akuntabilitas, dan kehati-hatian.

Ke depan, perkembangan penanganan perkara ini akan terus disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi dan upaya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. (R)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Inovasi Bang Elis, Pemprov Kalbar Raih TOP 40 Inovasi Layanan Publik

Kalbar

Usai Kampanye Karolin Minum Sekoteng Dan Serap Aspirasi Pedagang

Kalbar

Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr, Lantik Wakil Ketua Persit KCK Daerah

Kalbar

Musrenbang Upaya Meramu Solusi Berbagai Persoalan

Kalbar

Uskup Oton Sidin, OFMCap Dijadwalkan Pimpin Misa 1 Tahun Kumunitas Katolik Kalimantan di Jakarta

Kalbar

Penjabat Gubernur Imbau Jaga Situasi Keamanan dan Ketertiban Mempawah

Kalbar

Gubernur Cornelis Ingatkan Kontingen UDG Kalbar Persiapkan Diri

Kalbar

Lepas Pawai Keriang Bandong, Karolin Komitmen Lestarikan Seni Budaya
error: Content is protected !!