NGABANG, Landak News – Ikatan Wartawan Online (IWO) Landak bersama sejumlah organisasi dan komunitas akan menggelar aksi penanaman pohon di kawasan objek wisata Riam Sentengung, Desa Mungguk, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, pada Sabtu, 2 Mei 2026. Aksi ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bumi sekaligus mendorong pelestarian lingkungan.
*ISI BERITA:*
Kegiatan penanaman pohon tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat. Di antaranya Ormas Bala Dayak, Camper Van Indonesia, Borneo Camping Family, mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Landak, UPT KPH Landak, serta didukung Pemerintah Kabupaten Landak dan Polres Landak. Masyarakat setempat juga akan dilibatkan sebagai bagian dari gerakan bersama menjaga kelestarian alam.
Gerakan ini diprakarsai oleh pemilik kawasan wisata Riam Sentengung, Marwan, SH. Menurutnya, kolaborasi dengan IWO Landak dilakukan karena organisasi wartawan itu memiliki program konservasi lingkungan.
“Sebagai pengelola kawasan wisata ini, saya merasa penting untuk terus menjaga kelestariannya agar ke depan semakin asri dan memberikan manfaat jangka panjang. Karena IWO Landak juga memiliki program konservasi, kami mengajak untuk berkolaborasi dalam aksi ini,” ujar Marwan.
Ketua IWO Landak, L. Sahat Tinambunan, menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut. Pihaknya telah berkoordinasi dengan UPT KPH Landak dan stakeholder terkait untuk menyukseskan kegiatan.
“Kami dari IWO Landak sangat mendukung langkah ini. Isu konservasi dan pelestarian lingkungan merupakan bagian dari program utama kami. Momentum Hari Bumi menjadi waktu yang tepat untuk menggerakkan kepedulian bersama. Harapannya, semakin banyak pihak yang terlibat dalam menjaga hutan sebagai aset penting kehidupan,” kata Sahat.
Selain penanaman pohon, kegiatan akan diramaikan dengan aktivitas camping oleh komunitas pecinta alam. Sejumlah peserta dari luar Kabupaten Landak dijadwalkan ikut serta dan berkemah selama beberapa hari di kawasan Riam Sentengung.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, para penggagas berharap aksi yang dilakukan dapat memberi dampak nyata bagi kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem di Kabupaten Landak. (R)









