Home / Kab Landak

Minggu, 3 Desember 2023 - 17:15 WIB

Stop BABS Desa Moro Betung, Karolin : Saya Bangga Dengan Masyarakat Desa Moro Betung

LANDAK – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Landak Karolin Margret Natasa menghadiri launching Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarang (Stop BABS) Desa Moro Betung oleh Penjabat (Pj) Bupati Landak Samuel yang bertempat di Kantor Desa Moro Betung, Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat, jum’at (01/12/23).

Desa Moro Betung menjadi desa ke enam di Kabupaten Landak yang mencapai status desa bebas buang air besar sembarangan atau yang dikenal dengan istilah ODF.

Kepala Desa Moro Betung Pigilius mengatakan bahwa keterlibatan semua pihak dalam mendukung desa Moro Betung mencapai status ODF menjadi sangat penting, terlebih lagi dukungan dari masyarakat yang sudah memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap kebersihan serta kesehatan masyarakat.

“Dengan mencapai status ODF, kita tidak hanya meningkatkan kondisi sanitasi di desa, tetapi juga meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dukungan ODF ini juga sudah dilakukan ibu Karolin saat menjabat sebagai Bupati Landak dan ini adalah langkah awal menuju desa yang lebih sehat, lebih produktif dan lebih berkembang,” ucap Pigilius.

Baca juga  MPM Salah Satu Organisasi Yang Bertujuan Untuk Melestarikan dan Memajukan Adat Budaya Melayu di Kabupaten Landak

Ketua PMI Kabupaten Landak Karolin Margret Natasa mendukung penuh Desa Moro Betung yang sudah mendeklarasikan sebagai desa bebas buang air besar sembarangan atau ODF, namun yang terpenting adalah status ODF tersebut menjadi langkah yang sangat penting untuk kemajuan masyarakat Desa Moro Betung.

“Ini merupakan bentuk dari keseriusan pemerintah baik dari pemerintah daerah, kecamatan dan desa bersama masyarakat desa Moro Betung sehingga mencapai status ODF. Saya bangga dengan masyarakat Desa Moro Betung yang sudah sangat peduli dengan penting kebersihan dan kesehatan lingkungan, ini menjadi modal penting untuk kemajuan desa,” ungkap Karolin.

Baca juga  Misteri Luka-Luka Seorang Pria di Gerbang Desa Saham: Dugaan Atau Salah Paham?

Senada dengan Karolin Penjabat (Pj) Bupati Landak Samuel mengungkapkan bahwa ODF atau Stop Buang Air Besar Sembarang (Stop BABS) merupakan program pemerintah dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memiliki jamban sehat di rumah, hal ini dikarenakan perilaku buang air besar sembarangan tersebut dapat menimbulkan dampak yang sangat besar bagi masyarakat salah satunya adalah penyakit diare.

“Pemerintah mendukung program ODF ini melalui pembangunan jamban atau toilet sehat di rumah masyarakat baik melalui anggaran dana desa maupun dari anggaran pemerintah daerah. Dan kita juga mendorong desa-desa lain di Kabupaten Landak dapat mendeklarasikan Stop BABS ini agar dapat menjaga kebersihan lingkungan kita,” ungkap Samuel. (R)

Share :

Baca Juga

Kab Landak

Buka Turnamen Bola Tunang Cup, Karolin : Jaga Sportivitas dan Kodusifitas

Kab Landak

Alhamdulillah Si Kanyut Mau Sekolah Agar Mengerti Sejarah

Kab Landak

Karolin Ingatkan Umat Stasi Antok Pentingnya Gotong Royong Bersama Masyarakat

Kab Landak

Pak Kora, Pertanyaan Uang Pesangon Usai di PHK di Salah Satu Perusahaan Sawit  Kabupaten Landak

Kab Landak

K.H. Luqmanul Qosim Kembali Pimpin MUI Landak Periode 2025-2030

Kab Landak

Peduli Kemanusian, Sejumlah Komunitas Relawan Gelar Aksi Galang Dana

Kab Landak

Arab Saudi Berikan Kuota 1 juta Jamaah, Kemenang Landak Berharap Jamaah Haji di Berangkatkan

Kab Landak

BERITA FOTO: BPJS Berikan Lanyanan di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Landak
error: Content is protected !!