Home / Kab Landak

Sabtu, 6 Februari 2021 - 12:57 WIB

Musrembang 2022, Distan Landak Siapkan 8 Program Utama

NGABANG – Proses pelaksanaan penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Kabupaten Landak tahun 2022 sudah sampai pada tahapan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.

Musrenbang kecamatan adalah forum musyawarah yang dilakukan oleh stakeholders (pemangku kepentingan) kecamatan untuk mendapatkan masukan prioritas kegiatan dari desa serta menyepakati kegiatan lintas desa di kecamatan tersebut sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja SKPD Kabupaten pada tahun 2022.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak mengatakan saat ini ada delapan fokus program utama pertanian yang akan dilakukan tahun 2022.

Ia pun meminta seluruh jajarannya melakukan terobosan dan inovasi sesuai arahan Bupati Landak untuk mewujudkan prioritas pembangunan daerah kabupaten Landak Tahun 2022.

“Program tersebut antara lain pengelolaan sumber daya ekonomi untuk kedaulatan dan kemandirian pangan, peningkatan diversifikasi dan ketahanan pangan masyarakat, penyediaan dan pengembangan sarana pertanian, penyediaan dan pengembangan prasarana pertanian, pengendalian dan penanggulangan bencana pertanian, penyuluhan pertanian, pengelolaan perikanan budidaya, pengendalian kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner,” ujar Sahbirin, melalui keterangan tertulis, Sabtu (6/2/2021).

Baca juga  Kapolsek Air Besar Lakukan Penyemprotan Disinfektan Secara Rutin di Mako Polsek Air Besar

Sahbirin juga menambahkan bahwa diperlukan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian yang maju karena mempengaruhi dalam pencapaian target program yang telah direncanakan.

Kasubbag Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak, Irawan Prastomo mengatakan program pembangunan pertanian tahun 2022 akan diarahkan mendukung dua prioritas pembangunan daerah Kabupaten Landak tahun 2022 dan mengacu pada RPJMD Kabupaten Landak 2017-2022 yaitu percepatan penanggulangan kemiskinan, dan pengembangan sumber daya alam yang berdaya ungkit bagi perekonomian.

Baca juga  Terkait Penginputan Pokok-pokok Pikiran Dewan, Anggota DPRD Landak Menghadiri Sosialisasi Aplikasi SIPD

Sektor pertanian diharapkan terus mampu dapat berkontribusi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Landak dan penurunan angka kemiskinan dari tahun 2020 yaitu sebesar 11,12% terutama di masa pandemi Covid-19.

“Kami juga masih fokus pada peningkatan produksi pertanian demi menjaga ketahanan pangan masyarakat di masa pandemi Covid-19,” katanya.

Selain itu, penentuan prioritas tersebut juga tidak terlepas dari berbagai kebijakan pemerintah provinsi dan pusat serta masih berfokus pada penanganan pandemi Covid-19 yang diharapkan dapat berakhir pada tahun 2021 ini tutupnya. (R)

Share :

Baca Juga

Kab Landak

Objek Wisata Air Merah di Ngabang

Kab Landak

MABM Kabupaten Landak Salurkan Bantuan DPD MABM Provinsi Kalbar

Kab Landak

Anggaran Desa Lebih Banyak diperuntukan Penanganan COVID-19 Dan BLT DD

Kab Landak

Kabupaten Landak Belum Ditemukan Penyakit Hepatitis Akut

Kab Landak

Kepemimpinan Karolin Sudah Membebaskan 2000 Hektare HGU

Kab Landak

Panwaslu Kecamatan Mandor Bimtek kedua Anggota Pengawas TPS

Kab Landak

18 Pelajar SMP Jelimpo Siap Berlaga di FLS2N Tk. Kab. Landak Tahun 2023

Kab Landak

Mahasiswa Antusias Ikuti Seminar Peranan Timanggong Adat Dalam Menyukseskan Pilkada Damai di Kabupaten Landak
error: Content is protected !!