Mandor, Landak News – Semangat toleransi dan kedekatan dengan masyarakat terpancar kuat di Dusun Liansipi, Desa Mandor, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, pada Jumat (19/6/2026). Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026 mendatang, Polsek Mandor menggelar kegiatan Bakti Religi berupa pembersihan tempat ibadah lintas agama. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud pengabdian kepolisian, tetapi juga simbol harmonisasi antarumat beragama di wilayah tersebut.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari. Pukul 08.50 WIB hingga 09.30 WIB, Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., bersama personel Polsek Mandor dan pengurus Masjid Al Mukhlisin, Bapak Rinto Efendi, bahu-membahu membersihkan bagian dalam serta lingkungan masjid. Suasana penuh keakraban terlihat saat polisi dan warga menyapu halaman, merapikan saf, hingga membersihkan area wudhu, menciptakan rasa nyaman bagi jemaah yang akan beribadah.
Tak berhenti di situ, semangat gotong royong berlanjut ke Gereja Katolik St. Fabianus Stasi Liansipi. Mulai pukul 09.35 WIB hingga 11.20 WIB, Kapolsek beserta personelnya bergabung dengan pengurus gereja, Bapak Stepanus Sesedris, dan warga sekitar untuk melakukan hal serupa. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh di dalam gedung gereja maupun lingkungan luar, menunjukkan bahwa bhakti kepolisian tidak memandang sekat-sekat keyakinan.
Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Mandor, IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan Bakti Religi ini merupakan implementasi nyata dari program Polri yang peduli terhadap rumah ibadah dan kerukunan umat beragama. “Menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin kehadiran Polri dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar yang saling menjaga dan merawat fasilitas umum, termasuk tempat ibadah,” ujarnya.
Lanjut Kapolsek menambahkan, pemilihan dua tempat ibadah berbeda dalam satu rangkaian kegiatan sengaja dilakukan untuk menegaskan pesan persatuan. “Kami ingin menyampaikan bahwa di Kecamatan Mandor, perbedaan agama bukanlah penghalang untuk bergotong royong. Justru melalui kegiatan seperti ini, silaturahmi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat semakin erat. Kebersamaan inilah fondasi utama terciptanya kamtibmas yang kondusif,” tambahnya.
Sementara itu, Pengurus Tempat Ibadah mengungkapkan apresiasi mendalam atas inisiatif Polsek Mandor. Mereka merasa tersentuh melihat dedikasi para anggota kepolisian yang rela meluangkan waktu dan tenaga demi kebersihan rumah ibadah warga. Kehadiran Polri dalam kegiatan sosial keagamaan seperti ini dinilai mampu memperkuat kepercayaan publik dan memperkokoh ikatan kebangsaan di tingkat akar rumput, menjadikan momentum Hari Bhayangkara ke-80 benar-benar bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat di Dusun Liansipi. (R)











