Mandor, Landak News – Di tengah heningnya Selasa malam (23/6/2026), suasana hangat tercipta bukan dari sorot lampu patroli yang menyilaukan, melainkan dari uap secangkir kopi yang mengepul di atas meja sederhana. Polisi tidak hadir sebagai aparat yang berjarak, melainkan duduk setara bersama warga, mendengarkan keluh kesah, dan mencari inspirasi langsung dari sumbernya untuk mengurai benang kusut gangguan keamanan yang kerap meresahkan masyarakat.
Pendekatan persuasif dan humanis ini menjadi wajah baru kepolisian di wilayah hukum Polsek Mandor. Melalui momen kebersamaan tersebut, petugas tidak hanya melakukan patroli rutin, tetapi juga menggali informasi berharga mengenai potensi kerawanan yang sering terjadi, mulai dari kenakalan remaja hingga gangguan ketertiban umum lainnya.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., menyampaikan secara terpisah bahwa pola komunikasi dua arah seperti ini sengaja dibangun untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat. “Keamanan bukan hanya soal penegakan hukum, tapi juga tentang bagaimana kita memahami akar permasalahan di lapangan. Duduk bersama warga sambil menikmati kopi adalah cara kami membangun kepercayaan dan mendapatkan masukan yang jujur,” ujarnya.
Lanjut Kapolsek menambahkan, dalam kesempatan dialogis pada Selasa malam tersebut, pihaknya juga memberikan himbauan kamtibmas kepada warga. Himbauan disampaikan dengan bahasa yang santai namun tegas, mengajak masyarakat untuk turut serta menjadi mitra polisi dalam menjaga lingkungan. “Kami mengingatkan agar warga lebih peka terhadap lingkungan sekitar, segera melapor jika ada indikasi gangguan keamanan, dan menghindari tindakan main hakim sendiri. Dengan secangkir kopi ini, kami harap pesan keamanan bisa tersampaikan tanpa rasa takut atau canggung,” tambahnya.
Kegiatan patroli dialogis berbasis kearifan lokal ini diharapkan dapat menjadi solusi preventif yang berkelanjutan. Sebab, ketika polisi dan warga telah duduk semeja dan berbagi cerita, keamanan bukan lagi sekadar tugas institusi, melainkan tanggung jawab bersama yang lahir dari rasa saling percaya dan kebersamaan. (R)











