Bupati Karolin ketika membagikan bendera kepada pengguna sepeda motor di jalan raya, Jum’at (7/8/26). (Foto: oNe)
NGABANG, LANDAK NEWS – Bupati Landak Karolin Margret Natasa memimpin langsung pembagian 3.677 bendera Merah Putih kepada masyarakat di kawasan Tugu Soekarno, Kabupaten Landak, Jumat (7/8/2026).
Pembagian bendera tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, kebersamaan dan gotong royong masyarakat di tengah tantangan ekonomi global.
Dalam sambutannya, Karolin menegaskan bahwa bendera Merah Putih bukan sekadar atribut dalam perayaan kemerdekaan. Menurutnya, bendera tersebut memiliki makna filosofis yang menjadi simbol persatuan bangsa Indonesia.
“Kalau dilihat secara fisik, bendera ini hanya kain dua warna, sangat simpel. Tapi makna yang terkandung di dalamnya dan simbolnya itulah yang menjadi semangat penyatu bagi bangsa Indonesia,” ujar Karolin saat membuka kegiatan.
Karolin juga menyinggung kondisi perekonomian global yang dinilai masih menghadapi berbagai ketidakpastian dan turut berdampak terhadap daerah. Kondisi tersebut, kata dia, membuat pemerintah daerah harus melakukan efisiensi anggaran yang berpengaruh terhadap keterbatasan belanja pemerintah.
Meski demikian, Karolin meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak tidak menjadikan efisiensi anggaran sebagai alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Bapak Ibu memang sedang dalam situasi efisiensi, pemotongan anggaran, ini dan itu, tetapi pelayanan kita kepada masyarakat tidak boleh berkurang,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempertahankan nilai-nilai kekeluargaan, kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Dalam situasi yang serba sulit dan penuh tantangan ini, kita berharap sebagai bangsa Indonesia kita tetap bersatu. Situasi yang sulit ini akan bisa kita lalui jika kita memiliki kekompakan, empati, kebersamaan, dan gotong royong,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan, Yosef, mengatakan pengadaan ribuan bendera tersebut berasal dari hasil kolaborasi dengan pihak ketiga dan tidak menggunakan anggaran khusus dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Landak.
“Tidak ada pembiayaan khusus yang dianggarkan dalam kegiatan ini. Semua berasal dari hasil partisipasi bantuan dari Forum CSR dan pihak swasta di Kabupaten Landak, sehingga seluruhnya terkumpul sebanyak 3.677 lembar bendera Merah Putih,” jelas Yosef dalam laporannya.
Kegiatan tersebut ditandai dengan penyerahan bendera secara simbolis oleh Bupati Landak yang didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kepada para camat dan kepala desa.
Selanjutnya, bendera Merah Putih tersebut akan dikibarkan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Landak hingga 31 Agustus 2026 sebagai bagian dari semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (LN)








