Masa Depan Digital Kabupaten Landak dan Harapan untuk Masyarakat
LANDAK NEWS — Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membawa peluang sekaligus tantangan bagi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Kehadiran kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), hingga peningkatan literasi digital menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem digital yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Landak, Mardimo, SE, ME, menilai transformasi digital harus diarahkan bukan sekadar pada penggunaan teknologi, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan publik, keamanan informasi, serta kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif.
Dalam bagian ketiga sekaligus penutup wawancara eksklusif Pimpinan Redaksi Landak News, Heri Irawan, bersama Mardimo, dibahas mengenai masa depan digital Kabupaten Landak, prioritas Diskominfo, peran generasi muda, hingga harapan terhadap masyarakat di tengah perkembangan teknologi.
Berikut petikan wawancaranya:
Q: Melihat perkembangan teknologi yang semakin cepat, seperti kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), bagaimana Bapak melihat peluang dan tantangannya bagi Pemerintah Kabupaten Landak?
A: AI memiliki peluang yang sangat besar untuk meningkatkan efektivitas pelayanan pemerintahan, pengelolaan data, dan pengambilan keputusan.
Namun, tantangannya juga cukup besar, terutama terkait kesiapan sumber daya manusia, tata kelola, keamanan data, dan pemanfaatan teknologi yang bertanggung jawab.
Karena itu, pemanfaatan AI perlu dilakukan secara bijak dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, etika, serta ketentuan yang berlaku.
Q: Apakah Diskominfo Kabupaten Landak ke depan akan memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung pelayanan pemerintahan dan masyarakat?
A: Kami melihat AI sebagai salah satu teknologi yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan.
Namun, penerapannya tentu harus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan, kesiapan infrastruktur, regulasi, serta kemampuan sumber daya manusia.
Artinya, teknologi tersebut harus benar-benar memberikan manfaat dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan, bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi.
Q: Bagaimana Diskominfo mendorong agar transformasi digital tidak hanya dirasakan oleh pemerintah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, pelaku UMKM, dunia pendidikan, dan sektor lainnya?
A: Transformasi digital harus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Karena itu, kami terus mendorong pemanfaatan teknologi melalui peningkatan literasi digital, pengembangan layanan publik berbasis elektronik, serta kolaborasi dengan berbagai sektor, termasuk dunia pendidikan, UMKM, dan komunitas masyarakat.
Dengan demikian, transformasi digital diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Q: Apakah ada target atau program prioritas Diskominfo Kabupaten Landak yang ingin dicapai dalam waktu dekat?
A: Ya, ada beberapa target yang menjadi prioritas Diskominfo dalam waktu dekat.
Salah satunya adalah meningkatkan layanan pemerintahan berbasis digital melalui SPBE, termasuk mengintegrasikan aplikasi-aplikasi pemerintahan agar pelayanan dapat menjadi lebih mudah dan efektif.
Selain itu, ada juga target untuk meningkatkan penyebaran informasi publik, pengelolaan data statistik sektoral, serta keamanan informasi pemerintah.
Jadi, secara umum prioritasnya adalah bagaimana teknologi dan informasi dapat semakin mendukung pelayanan pemerintah yang lebih cepat, mudah, terintegrasi, dan aman.
Q: Bagaimana upaya Diskominfo meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya ASN, agar mampu mengikuti perkembangan teknologi digital?
A: Upaya dilakukan dengan meningkatkan kapasitas dan kemampuan ASN melalui pelatihan atau bimbingan teknis, terutama yang berkaitan dengan komunikasi publik dan pemanfaatan teknologi.
Selain itu, Diskominfo juga mendorong literasi SPBE agar ASN semakin memahami dan mampu menggunakan sistem pemerintahan berbasis elektronik.
Harapannya, ASN tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mendukung pekerjaan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Q: Apa yang menjadi indikator keberhasilan Diskominfo dalam menjalankan program digitalisasi dan pelayanan informasi kepada masyarakat?
A: Berdasarkan Renstra, tujuan Diskominfo adalah mewujudkan transformasi digital, layanan informasi, statistik sektoral, dan keamanan informasi yang terintegrasi dan andal.
Untuk melihat keberhasilannya, terdapat beberapa indikator, di antaranya Indeks SPBE dan Indeks Literasi Digital.
Dari sisi digitalisasi pemerintahan, peningkatan Indeks SPBE menjadi salah satu indikator yang dapat digunakan. Sementara dari sisi kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi dan informasi, salah satunya dapat dilihat melalui Indeks Literasi Digital.
Harapannya, semakin baik capaian indikator tersebut, semakin baik pula pelaksanaan transformasi digital dan layanan informasi yang dilakukan Diskominfo.
Q: Apa tantangan yang menurut Bapak masih harus dibenahi bersama dalam membangun ekosistem digital di Kabupaten Landak?
A: Tantangan yang masih perlu dibenahi antara lain pemerataan infrastruktur digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan keamanan informasi, serta peningkatan kolaborasi antarpemangku kepentingan.
Transformasi digital tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi memerlukan kerja sama dari seluruh pihak.
Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya memiliki peran masing-masing dalam membangun ekosistem digital yang sehat dan berkelanjutan.
Q: Bagaimana Bapak melihat peran generasi muda Landak dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ke depan?
A: Generasi muda memiliki peran yang sangat penting karena mereka merupakan kelompok yang paling dekat dengan perkembangan teknologi.
Kami berharap generasi muda di Kabupaten Landak dapat menjadi penggerak inovasi, memanfaatkan teknologi secara produktif, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Teknologi harus dimanfaatkan untuk menciptakan peluang, meningkatkan kreativitas, mengembangkan usaha, serta menghasilkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Q: Apa harapan Bapak terhadap masyarakat Kabupaten Landak dalam menghadapi era digital yang semakin berkembang?
A: Saya berharap masyarakat Kabupaten Landak tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pengguna teknologi yang cerdas, produktif, dan bertanggung jawab.
Perkembangan teknologi digital memberikan banyak peluang, baik untuk pendidikan, ekonomi, pelayanan publik, komunikasi maupun pengembangan usaha.
Namun, di sisi lain, masyarakat juga harus memahami risikonya, seperti penipuan digital, penyalahgunaan data pribadi, perjudian online, penyebaran hoaks, serta berbagai bentuk kejahatan lainnya di ruang digital.
Oleh karena itu, mari kita tingkatkan literasi digital dengan memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang produktif, menjaga etika dalam berkomunikasi, melindungi data pribadi, dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di internet.
Q: Terakhir, apa pesan dan harapan Bapak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Landak terkait komunikasi, informasi, dan pemanfaatan teknologi digital?
A: Pesan saya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Landak, mari kita bersama-sama membangun budaya komunikasi yang sehat dan bertanggung jawab.
Gunakan teknologi digital sebagai sarana untuk belajar, bekerja, berusaha, berkomunikasi, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
Di tengah derasnya arus informasi saat ini, kita harus menjadi masyarakat yang cerdas dalam memilah informasi, bijak bermedia sosial, dan bertanggung jawab terhadap setiap informasi yang kita sebarkan.
Pemerintah Kabupaten Landak melalui Diskominfo akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan informasi, memperkuat komunikasi publik, serta mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Mari kita jadikan transformasi digital bukan hanya sebagai perubahan teknologi, tetapi juga sebagai perubahan cara kita bekerja dan berkomunikasi sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat.
Untuk seluruh masyarakat Kabupaten Landak, mari kita bersama-sama mewujudkan ruang digital yang sehat, aman, produktif, dan bermanfaat bagi kemajuan daerah.
Penutup Wawancara
Q: Sebagai penutup, jika Bapak diminta menggambarkan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Landak ke depan dalam satu visi, seperti apa Diskominfo yang ingin Bapak wujudkan?
A: Visi saya, ke depan Diskominfo Kabupaten Landak menjadi penggerak transformasi digital yang terintegrasi dan terpercaya.
Teknologi dan informasi tidak hanya digunakan untuk kebutuhan pemerintahan, tetapi juga benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan informasi dan pelayanan.
Jadi, Diskominfo hadir sebagai penghubung antara pemerintah, teknologi, dan masyarakat.
Q: Apa yang ingin Bapak sampaikan kepada pembaca Landak News mengenai komitmen Diskominfo dalam memberikan informasi yang cepat, akurat, transparan, dan dapat dipercaya?
A: Yang ingin saya sampaikan kepada pembaca Landak News, Diskominfo Kabupaten Landak berkomitmen untuk terus memberikan informasi yang cepat, akurat, transparan, dan dapat dipercaya.
Kami berupaya memastikan informasi mengenai program, kebijakan, dan kegiatan pemerintah dapat diterima masyarakat dengan baik dan mudah dipahami.
Kami juga terbuka terhadap masukan dari masyarakat. Bagi kami, keterbukaan informasi bukan hanya tentang menyampaikan informasi, tetapi juga membangun kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat.
Karena itu, kami berharap masyarakat dapat terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan bersama-sama membangun komunikasi yang baik. (Selesai)














