NGABANG, LANDAK NEWS — Upaya pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Kodim 1210/Landak. Babinsa Koramil 1210-06/Ngabang, Pelda Cornelius, menunjukkan komitmen dan kesiapsiagaan dengan melaksanakan patroli di wilayah rawan Karhutla serta memantau titik panas (hotspot).
Pada Minggu (23/8/2026), terpantau sebanyak 7 titik hotspot di wilayah Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak. Seluruh titik tersebut berada di Desa Pak Mayam, dengan klasifikasi sedang dan estimasi luasan lahan terdampak sekitar 7,6 hektare.
Menindaklanjuti adanya hotspot tersebut, Pelda Cornelius bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan pengecekan lapangan sebagai langkah awal untuk memastikan kondisi di lokasi serta mencegah api berkembang dan meluas.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari 2 personel TNI, 6 personel BPBD/Damkar, 1 personel Manggala Agni, serta 3 orang relawan. Sinergi lintas unsur ini menjadi bagian penting dalam mempercepat respons terhadap potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Landak.
Selain pemantauan hotspot, Pelda Cornelius juga aktif melaksanakan patroli di daerah rawan Karhutla serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan sekaligus mendorong masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla.
Dengan dukungan sarana berupa 4 unit kendaraan roda dua dan 1 unit HT, Pelda Cornelius terus bergerak memantau perkembangan situasi di lapangan.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait mencegah serta menangani Karhutla. (R)















