Home / TNI

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Dandim 1210/Landak Dampingi Tim Satgas Karhutla Mabes TNI Gelar Penyuluhan dan Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Kabupaten Landak

LANDAK, LANDAK NEWS  – Komitmen memperkuat sinergi dalam mencegah dan menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan di Kabupaten Landak.

Dandim 1210/Landak Letkol Inf. Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., mendampingi Tim Satgas Karhutla Mabes TNI dalam kegiatan penyuluhan dan sosialisasi penanganan serta pencegahan Karhutla, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di Aula Bappeda Kabupaten Landak, Desa Tebedak, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.

Kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Landak Heri Adiwijaya, S.E. yang mewakili Bupati Landak, perwakilan Polres Landak, BPBD Kabupaten Landak, para camat dan kepala desa se-Kabupaten Landak, serta jajaran Kodim 1210/Landak.

Tim Satgas Karhutla Mabes TNI dipimpin Brigjen TNI Achmad Fauzi, S.I.P., M.M., M.H.I., bersama Kolonel Cke Isaryanto April Wibowo, S.T., M.M., Kolonel Laut (S) Sugiharto, Kolonel Mar Ridwan Azis, Kolonel Kes Mulyasep Indrata A.MK, Kolonel Adm Dodo Subandi dan Kolonel Inf Sunarto, S.Hub.Int. selaku pendamping.

Baca juga  Door to door, Personel Kodim 1207/BS Kawal Distribusi Beras Bantuan di Pontianak Timur

Dalam sambutannya, Sekda Landak Heri Adiwijaya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Satgas Karhutla Mabes TNI yang memberikan pengetahuan dan penguatan kepada pemerintah daerah serta masyarakat dalam menghadapi ancaman Karhutla.

Ia menegaskan bahwa pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan mengutamakan deteksi dini, edukasi masyarakat, pemantauan wilayah rawan serta kesiapan personel dan peralatan.

Sementara itu, Dandim 1210/Landak Letkol Inf Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., menekankan pentingnya memperkuat koordinasi dan sinergi seluruh pihak dalam mencegah terjadinya Karhutla.
“Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Deteksi dini, patroli, pemantauan wilayah rawan dan edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan secara konsisten,” tegas Dandim.

Dalam penyuluhan tersebut, Tim Satgas Karhutla Mabes TNI, Brigjen TNI Achmad Fauzi, S.I.P., M.M., M.H.I.,menyampaikan bahwa penanganan Karhutla harus melibatkan seluruh komponen, baik TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan atau korporasi maupun masyarakat. Keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan dan kepentingan negara menjadi prioritas utama.
Selain itu, perusahaan yang memiliki wilayah kerja rawan Karhutla diimbau meningkatkan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana pemadam, melaksanakan patroli secara berkala, memantau titik-titik rawan serta segera melaporkan apabila ditemukan titik api.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan serta segera melaporkan setiap indikasi kebakaran kepada aparat maupun instansi terkait.

Baca juga  Sinergitas Zidam Dengan KPKNL dan BPN Singkawang Pertahankan Satu Jengkal Tanah

Karhutla dapat menimbulkan dampak luas, mulai dari asap tebal, gangguan kesehatan, menurunnya kualitas udara dan jarak pandang hingga terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Bahkan, asap Karhutla berpotensi memberikan dampak lintas wilayah hingga lintas batas negara. (R)

Share :

Baca Juga

TNI

Peduli Sesama Zidam XII/Tpr Bantu Ratakan Tanah Wakaf

TNI

Peringati HUT ke-76 Persit, Persit KCK Daerah XII/Tpr Laksanakan Lomba Masak Berpasangan

TNI

Koramil 1210-05/Menyuke Hadiri Vicon Panen Raya Jagung di Desa Darit

TNI

Sambut HUT Pomad, Pomdam XII/Tpr Laksanakan Gerak Jalan Santai

TNI

Kenalkan Profesi Prajurit, Yonif R 631/Atg Gelar Pameran

TNI

TNI Hadir untuk Lingkungan, Koramil 1210-06/Ngabang Sukseskan Kerja Bhakti Gerakan Indonesia Asri TA 2026

TNI

Pantau Program Food Estate, Pangdam XII/Tpr Audiensi Dengan Tim Itjenad dan Itjen Kementan

TNI

Pererat Sinergitas, Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Perdana Kapolda Kalbar
error: Content is protected !!