LANDAK, LANDAK NEWS — Sebanyak 159 mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) Pontianak melalui Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Landak) akan mengikuti Pelatihan Belajar Daring bagi Mahasiswa Baru UT–SALUT Landak, yang akan dilaksanakan pada, Minggu 13 September 2026, esok.
Kegiatan tersebut dirancang sebagai pembekalan awal bagi mahasiswa baru agar lebih memahami sistem pembelajaran di Universitas Terbuka, sekaligus membangun karakter, motivasi, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan sebagai bagian dari generasi penerus pembangunan.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah Kuliah Umum dengan menghadirkan Kompol Syaiful Basri, S.Sos., M.Si. sebagai pemateri. Kuliah umum mengangkat tema:
“Bela Negara: Peranan Mahasiswa sebagai Agen Pembangunan”
Melalui tema tersebut, mahasiswa akan diajak memahami bahwa bela negara tidak hanya diwujudkan melalui aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam kehidupan masyarakat. Mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan, agen pembangunan, sekaligus generasi intelektual yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan daerahnya.
Direktur UT Pontianak, Dr. Romi Siswanto, S.Sos., M.Si., menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan pembekalan tersebut.
Menurutnya, kegiatan pelatihan bagi mahasiswa baru merupakan bagian penting dalam membantu mahasiswa memahami karakter pembelajaran di Universitas Terbuka sejak awal perkuliahan.
“Kami sangat mendukung kegiatan pelatihan belajar daring bagi mahasiswa baru ini. Mahasiswa Universitas Terbuka dituntut memiliki kemandirian, kedisiplinan dan kemampuan memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Karena itu, pembekalan sejak awal sangat penting agar mahasiswa lebih siap mengikuti proses akademik,” ujar Dr. Romi Siswanto.
Ia juga menilai tema Bela Negara: Peranan Mahasiswa sebagai Agen Pembangunan sangat relevan dengan kehidupan mahasiswa saat ini.
“Mahasiswa bukan hanya dipersiapkan untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi dan memberikan kontribusi bagi masyarakat. Semangat belajar, bekerja, berkarya dan memberikan manfaat bagi lingkungan merupakan bagian dari implementasi bela negara,” tambahnya.
Dr. Romi berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan pembekalan tersebut sebagai momentum untuk membangun komitmen menyelesaikan pendidikan di Universitas Terbuka.
Sebanyak 159 mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan berasal dari berbagai program studi dan fakultas di lingkungan UT Pontianak, meliputi:
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP),Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP),Fakultas Sains dan Teknologi (FST),Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Kepala SALUT Landak, L. Sahat Tinambunan, SE., MM., mengatakan pelatihan tersebut diharapkan menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat pola belajar di UT.
“Mahasiswa UT harus siap menjadi pembelajar mandiri. Mereka harus mampu mengatur waktu, aktif mengikuti pembelajaran daring, mengerjakan tugas dan memanfaatkan berbagai layanan akademik yang tersedia,” ujarnya.
Menurutnya, SALUT Landak akan terus berupaya memberikan pendampingan kepada mahasiswa agar mereka tidak hanya mampu beradaptasi dengan sistem pembelajaran daring, tetapi juga dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik.
Pelaksanaan pelatihan pada 13 September 2026 tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat baru bagi 159 mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi.
Dengan bekal akademik, kemampuan digital, karakter dan wawasan kebangsaan, mahasiswa UT–SALUT Landak diharapkan mampu tumbuh menjadi sumber daya manusia yang berkualitas serta agen pembangunan yang memberikan kontribusi nyata bagi Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, dan Indonesia. (R)














