Home / Uncategorized

Senin, 5 Juni 2017 - 10:07 WIB

Ratusan Orang Akan Kawal Amien Rais Sambangi KPK

 

 Amien Rais . (Internet)

Jakarta, Landak News, Ratusan orang dari berbagai elemen bakal mengawal kedatangan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Amien bakal merapat ke lembaga antirasuah ini, sekira pukul 10.00 WIB.

“Jam sepuluh nanti Pak Amien datang. Ada seratus orang yang ikut mendampingi,” kata Ketua DPP PAN Bidang Pemberdayaan Perempuan, Euis F Fatayati di Gedung KPK, Senin (5/6).

Euis mengatakan, kedatangan massa ini atas keinginan sendiri, bukan permintaan dari partai atau Amien. Menurut dia, kedatangan ratusan orang yang menemani Amien bukan untuk berdemo di depan markas pemberantasan korupsi.

“Itu kan bukan diminta, dia datang sendiri. Pak Amien juga enggak minta,” tuturnya.

Baca juga  Kapolsek Pimpin Langsung Operasi KRYD di Depan Mako Supaya Warga Biar Sadar Dengan Gunakan Masker

Ratusan polisi diterjunkan untuk mengantisipasi banyaknya orang yang ikut mengawal Amien Rais. Mereka telah bersiaga dengan persenjataan lengkap, seperti tameng, gas air mata, hingga tongkat bambu.

Euis mengomentari penjagaan polisi yang ia nilai sangat berlebihan.

“Berlebihan. Saya tadi tanya sama pak polisi, kenapa gini? ‘Karena ada demo,’ katanya,” ujarnya.

Salah satu elemen yang ikut mengawal Amien ke KPK adalah organisasi yang menamakan diri Gerakan Nasional Selamatkan Indonesia (GNSI).

Kepada CNNIndonesia.com, Koordinator GNSI Anhar Tanjung mengatakan pengawalan terhadap Amien tak bermuatan politik atau hukum.

Pengawalan semata dilakukan untuk menjaga Amien yang disebutnya sebagai tokoh nasional yang dihormati. Namun, Anhar tak mau menyebut jumlah orang yang akan ikut mengawal Amien.

Baca juga  Tak Perlu Diet Ketat, Ini 10 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bisa Menurunkan Berat Badan

“Kami belum bisa pastikan. Tapi akan ada perwakilan dari sejumlah organisasi. Pengawalan dimulai jam 10.00 WUIB nanti,” kata Anhar.

Rencana kedatangan Amien ke Gedung KPK  disebut untuk melaporkan kasus dugaan korupsi yang melibatkan dua orang tokoh di Indonesia, sekaligus mengklarifikasi dugaan menerima uang sebesar Rp600 juta dari kasus korupsi pengadaan alat kesehatan di Kementerian Kesehatan.

Dalam kasus yang terakhir, KPK telah menetapkan mantan Menteri Kesehatan sebaagi Siti Fadilah Supari sebagai tersangka. (cnni)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Kanit Reskrim Polsek Lakukan Penggalang Demi Kamtibmas Yang Kondusif

Uncategorized

10 Cara Menurunkan Berat Badan Tapi Tetap Makan Nasi, Perut Kenyang Bobot Tubuh Berkurang

Uncategorized

Mengurai Gagasan Joko Supriyono

Uncategorized

KEK Sektor Sawit Raih Investasi Rp 21,9 Triliun dari 37 Investor

Uncategorized

6 Manfaat Minum Teh Tawar Setiap Hari bagi Kesehatan, Apa Saja?

Uncategorized

Pj. Bupati Landak Pimpin Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)

Polri

Polsek Mandor Laksanakan Patroli Dialogis, Wujud Kepedulian Polisi terhadap Warga

Uncategorized

Personil Polsek Ngabang Laksanakan Pengamanan Sholat Jum’at di Mesjid Babunikmah dan Jami  Baiturahman
error: Content is protected !!