Home / Internasional

Selasa, 6 Juni 2017 - 11:48 WIB

Dikucilkan, Qatar Minta Warganya Tinggalkan UEA

Ilustrasi: Qatar meminta warganya segera meninggalkan Uni Emirat Arab dalam 14 hari akibat adanya krisis diplomatik. (AFP PHOTO / FAYEZ NURELDINE)

Jakarta, Landak News – Qatar meminta warga negaranya meninggalkan Uni Emirat Arab dalam 14 hari guna mematuhi keputusan Abu Dhabi yang memutus hubungan diplomatik dengan Doha.

“Warga Qatar harus meninggalkan Uni Emirat Arab dalam 14 hari, sesuai dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh Emirat,” tulis Kedutaan Besar Qatar di Abu Dhabi dalam akun Twitter resminya, dikutip Reuters, Selasa (6/6).

Sementara itu, berkaitan dengan pemutusan hubungan diplomatik, warga Qatar tidak bisa langsung kembali ke Doha melalui Abu Dhabi, melainkan harus memutar melewati Kuwait atau Oman

Baca juga  Jokowi: Putin Belum Putuskan akan Hadiri KTT G20

Sebelumnya pada Senin, sejumlah negara Teluk seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir memutus hubungan dengan Qatar karena alasan terorisme.
Keempat negara Teluk itu mengumumkan penutupan jalur transportasi dengan Qatar dan memberi waktu warga negara tersebut untuk pulang ke tanah airnya dalam waktu dua pekan. Qatar juga dikeluarkan dari koalisi yang dipimpin Saudi dalam perang di Yaman.

Keputusan ini lebih keras dibanding perselisihan delapan bulan yang sempat terjadi 2014 lalu, ketika Arab Saudi, Bahrain dan Uni Emirat Arab menarik duta besarnya dari Doha. Saat itu, hubungan transportasi masih dipertahankan dan warga Qatar tidak diusir.

Baca juga  Setelah Saudi, Giliran Cina Gertak NATO: Jangan Bikin Kacau di Asia!

Di sisi lain, Qatar membantah tudingan itu dan menyesalkan langkah terkoordinasi yang diambil keempat Negara Arab tersebut.

“Langkah-langkah itu tidak tepat dan berdasarkan klaim-klaim dan dugaan yang tidak berdasarkan pada fakta,” kata Kementerian Luar Negeri Qatar dalam siaran al-Jazeera yang dikutip Reuters, Senin (5/6). (cnni)

 

 

Share :

Baca Juga

Internasional

Masjidil Haram di Mekah Hapus Kebijakan Jaga Jarak Sosial

Internasional

AS Jatuhkan Sanksi kepada Uganda karena Sahkan UU Anti-LGBT

Internasional

Korsel Deteksi Klaster Baru Corona di Kelab dan Bar

Internasional

Delapan Negara Eropa Tolak Usir Diplomat Rusia

Internasional

Para Pemimpin Dunia Ucapkan Selamat kepada Trump

Internasional

WHO Desak Pemerintah Terapkan Pembatasan yang Lebih Ketat

Internasional

Korban Tewas Sekte Sesat Kenya Bertambah Jadi 133 Orang

Internasional

PBB: Krisis Pangan Akibat Perang Ukraina Dorong Tingkat Pengungsian
error: Content is protected !!