Home / Nasional

Rabu, 7 Juni 2017 - 14:27 WIB

Polisi Tangkap Dua Guru Ngaji Pelaku Bom Kampung Melayu

Polisi Menangkap Dua Guru Ngaji di Bandung yang Diduga Terlibat Bom Kampung Melayu. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Jakarta, Landak News – Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap dua orang pria berinisial WT (33) dan MA (32) di dua lokasi berbeda di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Keduanya merupakan guru mengaji dua pelaku bom Kampung Melayu, Ikhwan Nurul Salam dan Ahmad Sukri.

“Mereka ini guru pengajian pelaku bom Kampung Melayu, lima hari sebelum beraksi,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus saat ditemui di Pos Polisi Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (7/6).

MA ditangkap hari ini di Kecamatan Cibiru pada pukul 8.30 WIB, sedangkan WT diciduk di Kecamatan Cileunyi pukul 11.30 WIB.

Yusri mengatakan, keduanya diduga berperan memberikan tausiyah sebelum Ikhwan Nurul Salam dan Ahmad Sukri beraksi meledakan bom di Kampung Melayu, 24 Mei silam.

Baca juga  Respons AHY Soal Mobil Dinas Menteri Bakal Pakai Maung Pindad

Menurut Yusri, MA dan WT adalah anggota Yayasan Asykari Assunnah, Bandung –tempat kedua pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu mendengarkan tausiyah.

MA dan WT kini masih menjalani pemeriksaan di Markas Polda Jawa Barat. Rencananya, kata Yusri, Densus 88 akan menggeledah rumah keduanya sore ini.

Hingga kini, Densus 88 telah memeriksa enam orang terkait insiden bom bunuh di di Kampung Melayu, termasuk MA dan WT.

Empat orang lain yang diduga terkait dengan aksi teror itu adalah R alias B. Dia ditangkap lantaran sempat menjalin komunikasi dengan Ahmad Sukri. Dia ditangkap di Cibubur, Jawa Barat pada Sabtu (27/5).

Baca juga  Jokowi Dikabarkan Reshuffle Kabinet Besok, Ini Nama-Nama yang Beredar

Kemudian, AS dan BF yang ditangkap di dua lokasi berbeda di Cipayung, Jakarta Timur pada Selasa (30/5). Keduanya juga diduga mengenal baik Ahmad Sukri.

Densus 88 juga tengah memeriksa seorang pria berinisial MI alias Kiki alias Ahong alias Iqbal yang ditangkap di gerbang sekolah Daarul Hufadz, Jatinangor, Senin (5/6) sore.

Dia diduga rekan Ikhwan Nurul Salam dan Ahmad Sukri saat mendengarkan tausiyah di Yayasan Assunnah Daulah.

Sementara, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni adik ipar Ahmad Sukri berinisial H, dan tiga rekan Ahmad Sukri yang berinisial JIS, WS alias Masuit, dan A alias Abu Dafa. (cnni)

Share :

Baca Juga

Nasional

Uang Pensiun Jokowi Sudah Cair, Berapa Nominalnya?

Nasional

KontraS Aceh Duga Pelantikan Mantan Pimpinan TNI Sebagai Pejabat Gubernur Cacat Hukum

Nasional

Jokowi Bagikan 300 Ribu Paket Obat Gratis ke Pasien Covid

Nasional

Dua Anggota TNI-Polri Tewas Ditembak KKB di Puncak Jaya, Polisi Siaga Satu

Nasional

Jaringan Listrik Pulih Usai Gempa, Warga Touna Pilih ke Bukit

Nasional

ADB akan Bantu Galang Dana untuk Pembangunan IKN Nusantara $32 Miliar

Nasional

Sering Bikin Merinding,Mitos Tentang Hantu Kuntilanak Diteliti Bule Jerman,Hasilnya Mengejutkan

Nasional

Gebrakan Baru Presiden Prabowo! Kemenag Tak Lagi Kelola Jamaah Haji
error: Content is protected !!