Home / Pemda Landak

Rabu, 15 November 2017 - 19:25 WIB

Bupati Landak Dapat Gelar Pangeran Putri Dian Srikandi

Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa berada di Keraton Amantubillah Mempawah, Kalimantan Barat. (Foto: TL)

MEMPAWAH, LANDAKNEWS – Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa diberi anugerah Yang Mulia Sri Setia Amantubillah dengan gelar Pangeran Putri Dian Srikandi oleh Baginda Pangeran Ratu Mulawangsa, Dr. Ir. Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim, M.Sc di Keraton Amantubillah Mempawah, Kalimantan Barat.

“Kami merasa sangat terhormat mendapatkan gelar sebagai bentuk kekeluargaan dengan Kerajaan Mempawah,” tutur Karolin usai mengikuti adat Toana (14/11) Selasa malam.

Atas anugerah tersebut, Wanita kelahiran Mempawah 35 tahun silam itu berharap mampu menjaga amanah dan nama baik Keraton Mempawah hingga dimasa yang akan datang.

Baca juga  Bupati Landak Minta Warga Tenang Terkait Penonaktifan Massal BPJS PBI, Pemkab Buka Ruang Reaktivasi Berita

Sebagai bagian dari Keraton Amantubillah Mempawah, tambah Karolin, ritual robo-robo harus terus dilestarikan. Bukan hanya sebuah upaya menjaga tradisi dari para leluhur yang sakral saja, melainkan makna kebersamaan yang muncul dalam setiap prosesi menjadi nilai lebih dari ritual tersebut.

“Semoga saya mampu mengemban amanah ini dan membawa nama baik Keraton Mempawah hingga ke masa depan,” Katanya.

Secara historis, Keberadaan Kerajaan Mempawah di Kalimantan Barat tidak terlepas dari Kerajaan pendahulunya pada Zaman Dayak Hindu. Kerajaan Sidiniang yang dipimpin oleh Patih Gumantar merupakan kerajaan pertama yang eksis pada tahun 1380 M.

Keberadaan Kerajaan Sidiniang dalam kurun waktu beberapa dekade sempat meredup hingga pada tahun 1680 M, dibawah kepemimpinan Raja Kudung mulai bangkit kembali, kemudian tahta Kerajaan Sidiniang beralih ke Panembahan Senggaok yang menyunting Puteri Cermin dari Kerajaan Baturizal Indragiri Sumatera.

Baca juga  Pemkab Landak Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2024

Keduanya dikaruniai seorang Putri Utin Indrawati yang kemudian dinikahkan dengan Sultan Muhammad Zainuddin dari Kerajaan Tanjungpura. Keduanya dikaruniai seorang anak yang diberi nama Puteri Kesumba yang kemudian menikah dengan Opu Daeng Manambon yang mempelopori perkembangan Agama Islam di Mempawah.

Oleh: Tim Liputan

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Mengadakan Operasi Pasar Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Daerah

Pemda Landak

Wakil Bupati Landak Sampaikan Pidato Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Landak Tahun 2024

Pemda Landak

HUT ke-69 Pemprov Kalbar, Wabup Landak Tekankan Kolaborasi dan Pemerataan Pembangunan

Pemda Landak

Bupati Landak Dan Kajari Landak Launching Rumah Restorative Justice

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Hadiri Istighotsah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama

Pemda Landak

Di Hadapan 1.300 Guru, Pj. Bupati Landak Pesan Agar Laksanakan Tugas Sebagai Pengabdian

Pemda Landak

Bupati Karolin Tutup Rangkaian HUT ke-26 Pemkab Landak

Pemda Landak

Bakti Sosial di Angan Tembawang, Dharma Wanita Kabupaten Landak Serahkan Bantuan untuk Lansia
error: Content is protected !!