Roni, Ketua Bidang Telekomunikasi, Informasi dan Publikasi Pemuda Katolik Kabupaten Landak.
NGABANG, LANDAKNEWS-Meningkatnya angka DBD di Kabupaten Landak dan telah merengut 4 korban jiwa. Membuat Pemuda Katolik (PK) Kabupaten Landak angkat bicara.
Pemuda ini mengajak masyarakat harus sadar 3 M.
“M pertama adalah menguras, M kedua Menutup dan M ketiga mengubur, ” kata Roni Ketua Bidang Telekomunikasi, Informasi dan Publikasi PK Kabupaten Landak, kepada landaknews.com, tadi siang di Ngabang.
Ia menjelaskan 3 M itu adalah dengan menutup bagian yang terisi dengan air, seperti menutup tempat penampung air.
Kemudian, menguras bak mandi atau tempat penampungan air lainnya dengan bersih dan rutin.
Hal ini bertujuan untuk mengurangi tempat bagi nyamuk bisa bereproduksi.
Nyamuk penyebab DBD ini menyukai tempat dengan genangan air jernih.
Cara ketiga ialah dengan mengubur atau mendaur ulang barang bekas atau barang yang sudah tidak terpakai.
“Barang bekas yang sekiranya bisa memungkinkan nyamuk untuk berkembang biak baiknya dikubur di bawah tanah yang cukup dalam sehingga nyamuk tak mudah berkembang biak, ” kata ayah 2 orang anak ini.
Roni menyangkan ada korban jiwa dalam kasus DBD di Kabupaten Landak jelang akhir tahun ini.
“Pihak terkait diharapkan untuk melakukan fogging, sehingga kasus DBD Landak tidak tinggi lagi, ” harapnya.
Oleh: One










