Home / Politik

Kamis, 21 Desember 2017 - 12:22 WIB

Munaslub Ditutup, Ini Lima Poin Pernyataan Politik Partai Golkar

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (kedua kanan) menerima laporan pandangan umum DPD I pada Munaslub Partai Golkar.

JAKARTA – Musyawarah nasional luar biasa (munaslub) Partai Golkar yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, resmi ditutup Rabu (20/12/2017) malam. Partai Golkar menyampaikan lima poin pernyataan politik dalam penutupan munaslub itu.

Pernyataan politik itu dibacakan Ketua Steering Committee Munaslub Partai Golkar Ibnu Munzir. Adapun pernyataan politik tersebut, partama, sebagai partai yang sejak kelahirannya berjuang untuk menegakkan dan mengamankan Pancasila dan keutuhan NKRI, Partai Golkar prihatin dengan berkembangnya paham, aliran dan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

Selain itu terjadinya tindakan intoleransi dan persekusi yang dapat mengancam kebhinnekaan dan keutuhan bangsa. Oleh karena itu, Partai Golkar mendukung kebijakan pemerintah untuk memperkuat kembali pengamalan nilai-nilai Pancasila secara demokratis, partisipatif dan edukatif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Partai Golkar bersama dengan partai politik lain dan masyarakat akan memperjuangkan lahirnya RUU Pengamalan Nilai-nilai Pancasila,” ujar Ibnu Munzir.

Baca juga  PKS soal Wacana Pilkada Kembali ke DPRD: Mesti Dibahas Komprehensif

Poin kedua, dalam rangka mewujudkan penyelenggara negara yang bersih dan bebas korupsi, Partai Golkar mendesak aparat penegak hukum, Polri, Kejaksaan, dan KPK untuk bersinergi dalam pemberantasan korupsi secara adil, tidak tebang pilih, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.  “Sejalan dengan itu, Partai Golkar tidak setuju terhadap setiap upaya yang bertujuan untuk melemahkan KPK,” katanya.

Ketiga, Partai Golkar mengapresiasi kinerja pemerintah yang telah berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi tetap stabil di atas 5%, keberhasilan pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia, pembangunan industri manufaktur, dan pembangunan kewilayahan Indonesia Sentris.

Partai Golkar, kata dia, memahami upaya pemerintah untuk mengatasi pengangguran, kemiskinan dan kesenjangan masih menghadapi banyak kendala. Karena itu, Partai Golkar mendukung kebijakan pemerintah yang memberikan prioritas pada program-program pro rakyat sekaligus menginstuksikan kepada kepala-kepala daerah kader Partai Golkar untuk membuat program padat karya guna mengurangi pengangguran dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Baca juga  Partai Gelora Fokus Tuntaskan Infrastruktur Teritorial Jelang Pemilu 2024

Keempat, dalam rangka mendukung perjuangan bangsa Palestina meraih kemerdekaannya, Partai Golkar mengapresiasi langkah-langkah dan sikap tegas Presiden Joko Widodo yang proaktif menggalang dukungan negara-negara OKI dan Uni-Eropa untuk mempercepat penyelesaian perdamaian di Palestina. “Senafas dengan itu, Partai Golkar mendukung Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina,” tegasnya.

Kelima, sebagai pilar utama demokrasi dan institusi yang menjalankan rekrutmen politik, partai politik harus berintegritas. Untuk itu, Partai Golkar berkomitmen untuk mewujudkan politik bersih, transparan, dan menjunjung tinggi etika politik yang bersumber dari ajaran agama dan nilai-nilai luhur budaya bangsa.

“Bagi Partai Golkar berpolitik adalah ibadah dan perbuatan mulia yang diabdikan bagi kemaslahatan bangsa dan negara,” pungkasnya.

OLEH: SINDO

Share :

Baca Juga

Politik

TERBARU Hasil Survei Elektabilitas Capres Pemilu 2024 dari 6 Lembaga: Anies Baswedan Sulit Menyalip

Politik

Partai Gelora Minta Presiden Jokowi untuk Lebih Serius Lakukan Rekonsiliasi Nasional

Politik

Sikap Politikus Nasdem, PKS, PKB hingga PDIP soal Wacana Anies-Kaesang

Politik

Ganjar Tanggapi Kabar Demokrat Gabung Koalisi Prabowo: Biasa Saja

Politik

Partai Gelora Siap Menjadi Parpol Pertama Yang Daftar Sebagai Peserta Pemilu 2024

Politik

Partai Gelora Prihatin Tim Bulutangkis Indonesia Tidak Bisa Ikut All England 2021

Politik

Memudarnya Pengaruh Cornelis, Bagaimana Pilkada Landak?

Politik

Tak Kuasa Tahan Tangis, Hasto Beberkan Pengunduran Diri Anas dari Pilgub Jatim
error: Content is protected !!