Home / Politik

Rabu, 3 Januari 2018 - 09:12 WIB

Pengganti Setya Novanto Harus Mampu Dongkrak Citra DPR

Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, Jakarta. 

JAKARTA, LANDAKNEWS – Partai Golkar di bawah pimpinan Ketua Umum Airlangga Hartarto belum menunjuk sosok yang akan mengisi jabatan Ketua DPR menggantikan Setya Novanto.

Pengganti Setya Novanto (Setnov) sebagai pucuk pimpinan DPR diharapkan adalah sosok berintegritas dan bersih dari kasus hukum.

“Jangan sampai ketua DPR menjadi pribadi yang tersandera lagi. Jangan sampai mengulangi peristiwa hukum yang sama,” kata Direktur Eksekutif Vox Pol Center, Pangi Syarwi Chaniago kepada SINDOnews, Selasa (2/1/2018).

Baca juga  Rocky Gerung Prediksi Nasib AHY Setelah Ditinggal Anies,2 Pilihan Bikin Dilema,PDIP Jalan Terakhir

Pangi mengatakan, siapa pun sosok yang ditunjuk Airlangga untuk menjadi Ketua DPR menggantikan Setnov harus mampu mendongkrak citra parlemen yang sempat merosot akibat kasus korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

“Ketua DPR ke depan harus memprioritaskan kepentingan citra institusi DPR ketimbang kepentingan pribadi, kelompok dan golongannya,” ucap Pangi.

Baca juga  Bergerak Cepat, Bawaslu Landak Gelar Rakor Pembentukan PTPS Dengan Panwaslu Kecamatan

Menurut dia, hanya ada satu cara menyelamatkan citra institusi DPR, yakni memilih ketua DPR yang benar-benar berintegritas dan bersih.

PENULIS: SINDO

Share :

Baca Juga

Politik

PDIP Bakal Usung Anies di Pilkada Jakarta? Begini Jawaban Hasto

Politik

Partai Gelora Bakal Gelar Rakornas Konsolidasi Pemenangan dan Kick Off Pencalegan pada Awal Pebruari 2023

Politik

Gelar OK Gelora, Partai Gelora Pertemukan Gagasan Masyarakat untuk Jadikan Indonesia Kekuatan Lima Dunia

Politik

Masyarakat Ingin Damai dan Harmonis, Milton-Boyman Jadi Harapan

Politik

Kuasa Hukum Heri Saman Laporkan Satu Akun TikTok ke Polres Landak

Politik

Korban Jiwa Berjatuhan di Kedua Pihak, Anis Matta Minta Israel dan Palestina Lakukan Gencatan Senjata

Politik

Partai Gelora Minta Nasionalisme dan Agama Tidak Dijadikan Kepentingan Politik Sesaat Demi Target Elektoral Semata

Politik

Partai Gelora Mulai Gerakan Tanam 10 Juta Pohon
error: Content is protected !!