Home / Kalbar

Rabu, 17 Januari 2018 - 20:29 WIB

MUI Kalbar Targetkan Usaha Bersertifikat Halal Bertambah

PONTIANAK, LANDAKNEWS – Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) Kalimantan Barat, M Agus Wibowo menargetkan usaha yang mendapat sertifikat halal terus bertambah.

“Pada awal tahun ini kita telah menyerahkan 25 sertifikat halal kepada sejumlah pengusaha. Saat ini geliat halal di Kalbar, khususnya Kota Pontianak terlihat cukup baik. Konsumen pun juga sudah mulai jeli dan perhatian dengan kehalalan produk yang mereka gunakan,” ujarnya di Pontianak, Rabu.

Dengan angka yang ada, pihaknya menargetkan adanya penambahan jumlah produk yang mengantongi sertifikasi halal pada 2018 ini.

“Kami targetkan bertambah 50 persen, dari total 265 yang telah memiliki sertifikasi halal per Desember 2017 lalu,” kata dia.

Agus meyakini target yang ada tersebut dapat dicapai mengingat geliat pengusaha di Kalbar untuk mengurus sertifikasi terus meningkat.

Baca juga  BPM Kalbar Desak Penegakan Hukum Kasus Dugaan Oli Palsu

“Dengan adanya sertifikasi ini, maka kejelasan produk lebih terjamin. Hal ini akan membuat konsumen merasa nyaman dengan dengan produk yang dikonsumsi,” papar dia.

Ia menambahkan dari segi pengusaha dengan adanya sertifikasi halal akan mendorong usaha agar tetap eksis.

Sebab beberapa kasus yang ditemui, sejumlah usaha menjadi gagal akibat tidak mampu membendung berita miring yang menerpa usaha tersebut.

“Contoh di beberapa daerah ketika ada usaha yang diisukan produk yang dijual bercampur dengan bahan-bahan haram, akhirnya konsumen tidak lagi percaya. Sehingga usahapun menjadi tutup. Jika ada, ada lembaga independen yang menjamin kehalalan produk tersebut, yakni LPPOM MUI, maka isu tersebut bisa ditepis,” kata dia.

Baca juga  Karolin Gelar Pengobatan Gratis Dan Bhaksos

Sementara itu, Ketua Asosiasi Bussiness Development Services Indonesia (ABDSI) Kalbar, Muhammad Fahmi menilai 289 sertifikasi halal yang dikantongi oleh sejumlah produk di Kalbar, angkanya masih kecil.

“Jumlahnya yang ada tentu masih relatif kecil, namun pertumbuhannya masih sangat baik. Agar meningkat perlunya pelibatan sejumlah pihak untuk mendukung kesadaran halal di daerah ini. LPPOM MUI tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya pelibatan pemerintah, pegiat halal, hingga komunitas pengusaha,” kata dia.

Penulis : Antara
Editor   : One

Share :

Baca Juga

Kalbar

Anggota DPR RI Komisi II Cornelis, Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Penduduk 2020

Kalbar

Karolin Hadiri Perayaan Imlek Persatuan Masyarakat Teluk Suak

Kalbar

Masyarakat Jawa di Sengah Temila Siap Menangkan Karolin-Gidot

Kalbar

Putra Dayak Terbaik Kabupaten Sanggau, Paolus Hadi Siap Lanjutkan Memimpin Sanggau 2017-2024

Kalbar

Karolin Siapkan Infrastruktur Dasar, Untuk Tarik Investor Dan Perkuat Ekonomi Rakyat

Kalbar

Lembaga Adat Minta PT. TBS Akomodir Aspirasi Masyarakat

Kalbar

Sekda Harisson Ajak Kader HMI Untuk Terus Menebar Manfaat Antar Sesama

Kalbar

BPM Kalbar Desak Penegakan Hukum Kasus Dugaan Oli Palsu
error: Content is protected !!