Home / Kalbar

Selasa, 13 April 2021 - 10:29 WIB

Asisten II Buka Rembuk Stunting 2021

SINTANG  – Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Yustinus J, dalam hal ini mewakili Bupati Sintang, menghadiri sekaligus membuka pelaksanaan kegiatan Rembuk Stunting Kabupaten Sintang tahun 2021, yang dilaksanakan di Pendopo Bupati Sintang, pada Senin, (12/04/2021).

Dalam sambutan Bupati Sintang yang dibacakan oleh Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Yustinus mengatakan bahwa kegiatan rembuk stunting ini sangatlah penting untuk pembangunan Kabupaten Sintang kedepannya. “Saya ucapkan terimakasih kepada para peserta yang telah hadir dalam kegiatan rembuk stunting, karena telah memberikan kontribusi dalam proses pembangunan daerah Sintang dalam upaya percepatan pencegahan stunting untuk mewujudkan pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Sintang” ungkapnya

Yustinus mengatakan, Pemerintah Pusat gencar dalam hal penanganan penurunan angka stunting. Pemerintah Pusat memiliki agenda besar yakni menurunkan angka stunting ditahun 2024 sebesar 24 persen, selain stunting, penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), TBC, Malaria, Demam Berdarah, HIV AIDS, Gerakan Hidup sehat harus juga diperhatikan dan dikerjakan. “Untuk saat ini fokus menangani dan mengendalikan Covid-19, akan tetapi agenda-agenda strategis yang berdampak besar pada masyarakat jangan sampai dilupakan,” tambahnya

Baca juga  Malam Tahun Baru Polres Landak Larang Warga Rayakan Pesta Kembang Api

Menurut Yustinus dampak masalah gizi pada usia dini tidak terbatas pada status gizi saja, Seperti pendek kegemukan dan gizi buruk tetapi lebih luas terkait dengan resiko rendahnya kecerdasan serta penderita penyakit tidak menular pada usia dewasa, sehingga kekhawatiran terhadap kualitas SDM yang diakibatkan oleh beban gizi. Gizi ganda diawali oleh masalah gizi pada usia dini, terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sejak kehamilan sampai anak 2 tahun, oleh karena itu fokus perbaikan gizi kedepannya diperuntukkan pada 1000 HPK tanpa meninggalkan siklus hidup lainnya, hal ini sejalan dengan komitmen global yang menekankan pentingnya negara negara memperthatikan masalah gizi pada periode 1000 HPK tersebut.

Untuk di Kabupaten Sintang, lanjut Yustinus bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang telah mengeluarkan Peraturan Bupati Sintang Nomor 12 tahun 2018 yang mengatur tentang Rencana Aksi Daerah Pangan Dan Gizi, Didalamnya terdapat rencana aksi multi sektor yang ingin dicapai dengan adanya perbaikan pangan dan gizi, dengan capaian terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang Cerdas, Sehat, Produktif serta berkelanjutan dan berdaya saing.

Baca juga  Forki Kalbar Bersama Kodam XII Tanjungpura Sepakat Memasyarakatkan Karate

Terkait data, Yustinus juga memaparkan analisis data dalam aksi konvergensi hasil pemantauan status gizi di Kabupaten Sintang. Stunting pada tahun 2016 berada diangka 37,6 persen, kemudian ditahun 2017 mengalami peningkatan menjadi 44,1 persen, lanjut lagi pada tahun 2018 melalui Riset Kesehatan Desa (RISKESDES) mengalami penurunan menjadi 33,2 persen, kemudian di tahun 2019 melalui Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) angka stunting mengalami penurunan menjadi 32,68 persen, dan di tahun 2020 melalui E-PPGBM juga, angka stunting berada di 30,75 persen, semua data ini dikumpulkan ditingkat Puskesmas yang berada pada masing-masing kecamatan. (Hrn/Suara Borneo)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Gubernur Kalbar dan Bupati Sintang Sambut Jenazah Sudiyanto di Bandara Supadio

Kalbar

Kabupaten Sintang Raih WTP Ke-9

Kalbar

Coblos Nomor Dua, Pemuda di Kubu Raya Nilai Kalbar Butuh Sosok Muda dan Enerjik

Kalbar

Hindari Ulah Oknum Penipuan, Kapendam Tegaskan Pendaftaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat Tidak Dipungut Biaya 

Kalbar

Masyarakat Sungai Raya Bengkayang Siap Dukung Karolin-Gidot

Kalbar

Erma Ranik Jabat Wakil Ketua Komisi III DPR

Kalbar

Pedagang yang Dulu Diusir dari Korem Sampaikan Aspirasi ke Karolin

Kalbar

Jasa Raharja Kalbar Pasang 105 Baliho Imbauan
error: Content is protected !!