Home / Uncategorized

Jumat, 23 Maret 2018 - 07:06 WIB

Alasan Perlu Hindari Minum Air Sebelum Tidur

Meminum air sebelum tidur dapat meningkatkan resiko nokturia, yakni meningkatnya dorongan untuk buang air pada malam hari. (Ilustrasi/Foto: AFP PHOTO / GEORGES GOBET)

JAKARTA, LANDAKNEWS – Meminum air dalam jumlah yang cukup memang penting untuk memastikan tubuh terus terhidrasi. Jika kadar air di dalam tubuh cukup, organ-organ tubuh akan dapat menjalankan fungsinya dengan optimal. Food and Nutrition Board, AS menyatakan bahwa wanita sebaiknya mengonsumsi air sebanyak 2,7 liter per hari, dan pria sebanyak 3,7 liter per hari.

Walau begitu, ketentuan ini dapat bersifat fleksibel, tergantung pada kadar air pada makanan yang dikonsumsi dan kondisi masing-masing individu. Menurut Centers for Disease Control and Prevention, rasa haus seharusnya sudah cukup menjadi indikator berapa banyak seseorang harus mengonsumsi air.

Namun, ada waktu dimana minum air sebaiknya dihindari. Waktu tersebut adalah di sebelum tidur di malam hari. Dilansir dari Medical News Today, meminum air sebelum tidur dapat meningkatkan resiko nokturia. Nokturia adalah meningkatnya dorongan untuk buang air pada malam hari.

Baca juga  Tingkatkan Kualitas SDM Perkebunan Kelapa Sawit, BPDPKS, Ditjenbun dan LPP Agro Nusantara Selenggarakan Pelatihan

Ketika tidur, tubuh manusia memproduksi hormon-hormon yang memperlambat fungsi ginjal dan menurunkan produksi urin. Kedua hal ini membuat dorongan tubuh untuk buang air berkurang, sehingga tubuh bisa tidur dengan nyenyak tanpa gangguan ingin buang air yang membangunkannya.

Walau begitu, jika seseorang terlalu banyak mengonsumsi air sebelum tidur, dua mekanisme tubuh tersebut tidak akan berjalan dengan baik, dan ia pun akan sering terbangun dari tidur di malam hari, mempengaruhi kualitas tidurnya. Inilah yang disebut sebagai nokturia.

Nokturia bisa memengaruhi ingatan, konsentrasi, dan suasana hati seseorang di pagi harinya. Selain karena terlalu banyak mengonsumsi air sebelum tidur, nokturia juga dapat dipengaruhi oleh obesitas, penyakit jantung, diabetes, konstipasi, dan depresi.

Baca juga  Warga Menjalin Ditemukan Tewas Gantung Diri Di Dalam Rumah

Mereka yang mengonsumsi obat-obatan tertentu juga bisa lebih rentan mengalami nokturia. Untuk menghindari nokturia, sebaiknya konsumsi gelas air terakhir beberapa jam sebelum tidur. Lebih baik perbanyak minum air di siang hari, dan kurangi di malam hari.

Menjelang tidur, seseorang juga sebaiknya menghindari konsumsi alkohol, teh, kopi, atau soda. Jika minum air sebelum tidur dapat meningkatkan resiko nokturia, mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol dan kafein dapat semakin memperparah kondisi ini.

Sumber: CNNI

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Digitalic: SEO yang Baik Harus Berdampak Bagi Bisnis

Uncategorized

Satgas Covid-19 Kecamatan Kuala Behe Awasi Protokol Kesehatan Acara Pernikahan

Uncategorized

Kasdam XII/Tpr Hadiri Apel Kesiapan Operasi Bina Karuna Kapuas Tahap II di Mapolda Kalbar

Uncategorized

Ramai soal Kerak di Rambut Kepala, Penyakit Apa Itu?

Uncategorized

Mendagri menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 yang digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta

Uncategorized

Sambangi Warga Polisi Ajak Cegah Premanisme Dan Radikalisme

Uncategorized

Berapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi per Hari? Ini Panduannya

Polri

Bhabinkamtibmas Sambangi Warga Binaan di Desa Sebatih
error: Content is protected !!