Home / Kalbar

Kamis, 19 April 2018 - 14:42 WIB

Pilkada 2018-Karolin Jadikan Desa Sebagai Penyangga Ekonomi Kota

dr Karolin Margret Natasa

NGABANG, LANDAKNEWS – Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut 2, dr Karolin Margret Natasa menyatakan kesiapannya untuk menjadikan desa sebagai penyanggah ekonomi dan ketahanan pangan kota dengan memaksimalkan SDA yang ada.

“Untuk mewujudkan hal itu, saya akan mengajak masyarakat yang ada di desa untuk memaksimalkan sumber daya alam yang ada untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” kata Karolin, di Ngabang, Kamis.

Menurutnya, begitu banyak potensi Sumber Daya Alam di desa yang belum dimaksimalkan, karena selama ini masyarakat masih terlena dan menganggap desa sulit untuk berkembang. Padahal, jika kita bisa memaksimalkan semua yang ada, maka perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat pasti bisa ditingkatkan.

Dirinya mengatakan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi suatu daerah, namun pada hakikatnya faktor-faktor tersebut dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu faktor ekonomi dan faktor nonekonomi.

Baca juga  Perkuat Layanan Kesehatan, RSUD dr. Soedarso Jadi Rumah Sakit Pengampu Program Fellowship Dokter Spesialis

“Faktor ekonomi yang mempengaruhi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di antaranya adalah sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya modal, dan keahlian atau kewirausahaan,” tuturnya.

Sumber daya alam, yang meliputi tanah dan kekayaan alam seperti kesuburan tanah, keadaan iklim/cuaca, hasil hutan, tambang, dan hasil laut, sangat mempengaruhi pertumbuhan industri suatu negara, terutama dalam hal penyediaan bahan baku produksi.

Sementara itu, keahlian dan kewirausahaan dibutuhkan untuk mengolah bahan mentah dari alam, menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih tinggi.

Selain itu, sumber daya manusia juga menentukan keberhasilan pembangunan nasional melalui jumlah dan kualitas penduduk. Jumlah penduduk yang besar merupakan pasar potensial untuk memasarkan hasil-hasil produksi, sementara kualitas penduduk menentukan seberapa besar produktivitas yang ada.

“Sementara itu, sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah bahan mentah tersebut,” katanya.

Baca juga  TMWB Gelar Kopdar Akbar 01 di Kabupaten Sintang

Anggota DPR RI dua periode itu menambahkan, sebagai salah satu daerah yang subur, Kalimantan Barat, khususnya Landak memiliki sumber daya alam yang sangat potensial untuk dikembangkan.

“Kita memiliki lahan yang luas yang belum dimaksimalkan keberadaannya. Mau menanam apa saja di daerah kita ini, semua bisa tumbuh, tinggal SDM-nya saja, yang mau atau tidak mengolahnya,” tuturnya.

Untuk itu, dia meminta kepada masyarakat Kalbar agar tidak terlena dan mau bekerja memaksimalkan SDA yang ada, untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

“Mari kita jadikan desa sebagai penyanggah kebutuhan masyarakat kota, sehingga berbagai produk yang dihasilkan di desa, bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan,” pungkasnya.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Share :

Baca Juga

Kalbar

Polsek Kapuas Jaring Kupu-Kupu Malam

Kalbar

Damri Siapkan 65 Bus Angkut Pemudik Lebaran

Kalbar

Pemprov Kalbar Raih Peringkat Pertama Keterbukaan Informasi Publik

Kalbar

Karolin Akan Kawal Aspirasi Pembangunan Rumah Adat Tiong Hoa

Kalbar

Cornelis : Seluruh Tahapan Pilkada Harus Dilakukan Sesuai Protokol Kesehatan

Kalbar

Enam Pejabat Struktural Provinsi Kalbar Hasil Seleksi Terbuka Dilantik, Bride Jadi Kadis PU & PR

Kalbar

5 Pasar Serempak Diresmikan Jokowi di Kalbar

Kalbar

2 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di RSUD, Satu Orang dari Belitang Hulu
error: Content is protected !!