Home / Kalbar

Senin, 21 Mei 2018 - 15:58 WIB

Karolin Akan Kawal Aspirasi Pembangunan Rumah Adat Tiong Hoa

PONTIANAK,  LANDAKNEWS – Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut 2, Karolin Margret Natasa mengatakan, dirinya mengusulkan agar masyarakat Tiong Hoa di provinsi ini merencanakan pembangunan rumah adat masyarakat Tiong Hoa, sehingga dapat dijadikan ikon.

“Silahkan usulkan mulai dari sekarang, dibuat proposalnya, agar masyarakat Tiong Hoa juga punya rumah adat sendiri, karena saat ini baru masyarakat Melayu, Dayak dan Madura yang memiliki rumah adatnya,” kata Karolin, saat menjawab pertanyaan perwakilan masyarakat Tiong Hoa Kota Pontianak, dalam kampanye dialogis belum lama ini.

Menurutnya, untuk pembangunan rumah adat Tiong Hoa atau suku lainnya, tergantung dari usulan yang diberikan oleh pihak terkait, bisa perwakilan masyarakat atau lembaga yang menaunginya.

Baca juga  Informasi Harga TBS, PK dan CPO

“Silahkan buat perinciannya, desainnya dan sebagainya serta yang paling penting kesepakatan antara semua masyarakat, apakah akan dibangun di Pontianak atau di Singkawang, karena sampai saat ini informasi yang saya dapat antara masyarakat Tiong Hoa belum ada kesepakatan,” lanjutnya.

Yang penting, kata Karolin, harus ada kesepakatan yang jelas antara masyarakat Tiong Hua sendiri, agar pembangunan rumah adat itu bisa dilakukan. Jika itu sudah, dirinya menyarankan agar serega menyampaikan usulan itu kepada DPRD dan Pemprov Kalbar, agar itu bisa diproses.

“Sebagai calon Gubernur Kalbar, saya tidak ingin menjanjikan hal terlalu jauh, karena saya tidak ingin bohong dengan masyarakat. Namun, untuk pembangunan rumah adat ini, selagi semua pihak sudah sepakat dan anggarannya ada, tentu ke depan, kita akan mendorongnya,” terangnya.

Baca juga  Pedagang yang Dulu Diusir dari Korem Sampaikan Aspirasi ke Karolin

Ditempat yang sama, perwakilan masyarakat Tiong Hua Kota Pontianak, Gisen mengharapkan agar Karolin, sebagai calon Gubernur Kalbar, ke depan bisa memperjuangkan pembangunan rumah adat bagi masyarakat etnis Tiong Hua di Kalbar.

“Saat ini, masyarakat adat Melayu sudah memiliki rumah adatnya sendiri, demikian dengan masyarakat Dayak dan Madura. Sebagai salah satu etnis yang ada di Kalbar, tentu kami juga ingin masyarakat Tiong Hua bisa memiliki rumah adatnya sendiri,” kata Gisen.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Share :

Baca Juga

Kalbar

Melepas Keberangkatan Atlet Cabor Karate, Karolin Ingatkan Kedisplinan Atlet

Kalbar

Pedagang Kambing Kurban Singkawang Keluhkan Penjualan Sepi

Kalbar

Puncak Hari Juang Kartika TNI AD, Pangdam Tegaskan Prajurit Harus Netral

Kalbar

Lagi, Warga Perbatasan Serahkan Tiga Pucuk Senpi dan Munisi Aktif

Kalbar

Pilkada 2018-Karolin Jadikan Desa Sebagai Penyangga Ekonomi Kota

Kalbar

Tolak PETI, Warga Rawak Sampaikan 3 Point Ke Pihak Kecamatan

Kalbar

2 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di RSUD, Satu Orang dari Belitang Hulu

Kalbar

Perseteruan Gultom Dengan Latip Ibrahim Wartawan Bordertv Berakhir Damai
error: Content is protected !!