Home / Kalbar

Rabu, 25 April 2018 - 10:07 WIB

Masyarakat Putussibau Utara Deklarasi Dukung Karolin-Gidot

PUTUSSIBAU, LANDAKNEWS – Masyarakat adat di Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Karolin-Gidot, untuk memimpin Kalbar lima tahun kedepan.

Deklarasi dukungan itu, disampaikan tokoh masyarakat adat di Rumah Adat Betang Baru, yang dihadiri langsung calon wakil gubernur Kalbar nomor urut 2, Suryadman Gidot Senin (23/4).

“Bu Karolin dan Pak Gidot sudah lama kami kenal. Karena keduanya sering berkunjung ke daerah pedalaman seperti di Kapuas Hulu ini. Apalagi bu Karolin, waktu masih jadi Anggota DPR RI sering ke sini, mengadakan acara pengobatan dan silaturahmi dengan warga,” kata seorang Tokoh Adat Dayak, Rafael Belen.

Menurut Rafael, selain sudah dikenal warga di pedalaman Kalbar khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu, Karolin dan Gidot tidak diragukan lagi pengalamannya. Terlebih untuk mengurus sejumlah persoalan yang dialami masyarakat di pedalaman.

“Kita di sini sudah mengenal keduanya. Jadi kami juga mendoakan agar Bu Karolin dan Pak Gidot bisa memenagkan pilkada dan menjadi gubernur dan wakil gubernur Kalbar,” ucapnya.

Baca juga  Aduan Masyarakat Jadi Masukan Untuk Tingkatkan Pelayanan Publik Berkualitas

Dukunga masyarakat Kalbar yang terus mengalir kepada pasangan Karolin-Gidot tidak lantas membuat pasangan ini besar hati. Selain memberikan apresiasi kepada warga yang mendukungnya, pasangan Karolin-Gidot yang dikenal masih muda, energik serta berpengalaman, justru semakin menunjukkan komitmennya mewujudkan Kalbar hebat, dengan terus berkunjung dan menemui warga, untuk menyerap aspirasinya.

Calon wakil gubernur Kalbar Suryadman Gidot, menilai langkah kongkrit yang harus dilakukan untuk mewujudkan Kalbar hebat antara lain, dengan membuat payung hukum untuk melestarikan adat budaya, sehingga tidak tergerus oleh kemajuan zaman.

“Kita akan wujudkan perda tentang masyarakat adat. Aturan ini, akan memayungi kepentingan masyarakat adat, seperti persoalan tanah adat. Kita juga akan terus mendorong kelestarian adat budaya, agar tetap ada,” tandas Gidot.

Selain itu, masyarakat adat di wilayah pedalaman Kalbar seperti di Kabupaten Kapuas hulu, saat berdialog denga dirinya, mengeluhkan soal keterbatasan layanan pendidikan dan kesehatan.

“Untuk layanan pendidikan, saya ini dulunya seorang guru, jadi saya akan dorong guru-guru untuk bertugas di daerah pedalaman. Tentunya akan kita beri tunjangan yang lebih banyak. Ini bentuk perhatian kita kepada para guru. Untuk sekolah menengah atas (SMA/SMK) tentunya kita akan wujudkan pemerataan sarana prasarananya. Itu kewenangan pemerintah provinsi, kita akan mengupayakannya,” jelas dia.

Baca juga  Dua Komandan Satuan Dari Kodam XII/Tanjungpura Raih Peringkat “Nilai Sepuluh Teratas” Pada Kesegaran Jasmani di Jabar

Sedangkan terkait layanan kesehatan, Suryadman Gidot yang berpasangan dengan calon gubernur Kalbar Karolin, dan latar belakang pendidikannya seorang dokter, bertekad mewujudkan layanan kesehatan hingga ke daerah pedalaman dan terpencil.

“Bu Karolin itu pernah bertugas di DPR RI, kebetulan urusannya kesehatan dan pendidikan. Kami punya jaringan cukup kuat di pusat sana, sehingga kami akan mendorong terus berbagai program kesehatan agar masuk dan bisa dirasakan masyarakat hingga ke pelosok Kalbar,” pungkasnya.

Penilis: Tim Liputan
Editor: One

Share :

Baca Juga

Kalbar

Prakiraan Cuaca Tempat Wisata di Kalbar

Kalbar

Pembinan Karakter Anak Sekolah Dasar, Kapolsek Meranti Sambangi Anak SD

Kalbar

Kaum Buruh Di kalbar Rapatkan Barisan dukung Karolin-Gidot

Kalbar

Cornelis : Israel Itu yang Kita Tiru Kepintarannya

Kalbar

Tempuh Perjalanan Darat Delapan Jam, Angeline Fremalco Bantu Korban Banjir Tumbang Titi dan Jelai Hulu

Kalbar

Vaksinasi Massal Bagi Masyarakat di Sekadau

Kalbar

RAPBD Perubahan 2025 Disahkan, Gubernur Ria Norsan Optimis Percepatan Pembangunan Di Kalimantan Barat

Kalbar

Pilkada Kalbar, Kemampuan Penyidikan Ditingkatkan
error: Content is protected !!