Home / Parlementaria

Senin, 30 April 2018 - 02:53 WIB

Karolin-Gidot Tambah Kuota Guru Honor Daerah, Untuk Atasi Kekurangan Guru di Kalbar

BRNGKAYANG, LANDAKNEWS -Calon wakil gubernur Kalbar nomor urut 2, Suryadman Gidot mempunyai solusi kongkrit, untuk mengatasi keterbatasan jumlah guru atau tenaga pengajar di provinsi ini.

“Saya di Bengkayang itu mencari anak-anak lulusan SMA dari daerah pedalaman. Saya kuliahkan. Setelah selesai kuliah, saya honorkan mereka jadi honor daerah. Kemudian dikirim kembali ke kampung asal mereka,” kata calon wakil gubernur Kalbar nomor urut 2, Suryadman Gidot belum lama ini.

Gidot yang latar belakang pendidikannya adalah seorang guru, paham betul jika masalah pendidikan harus menjadi prioritas. Kebijakan kongkrit mengatasi keterbatasan guru di daerah pedalaman itu dilakukan Gidot saat dirinya memimpin Kabupaten Bengkayang, sepuluh tahun terakhir. Hasilnya, jumlah guru khususnya yang mengajar di wilayah pedalaman dapat teratasi.

Baca juga  DPRD Landak Gelar Rapat Paripuna ke-8 Masa Sidang III dalam rangka Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi DPRD Kab. Landak Terhadap Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kab. Landak

“Karena selama ini, pemerintah tugaskan guru dari luar daerah. Sehingga saat mereka bertugas, baru satu tahun minta pindah. Ini kan menyulitkan langkah kita dalam membangun layanan pendidikan, khususnya di daerah pedalaman, perbatasan apalagi pulau terluar,” lanjutnya.

Selain itu, Gidot juga menyebutkan penguatan layanan pendidikan ini dilakukan juga untuk tingkat pendidikan usia dini atau PAUD. Kebijakan yang dilakukannya adalah, menginstruksikan semua kepala desa untuk membuat PAUD di desanya masing-masing.

“Kita sudah buat saat ini satu desa satu PAUD. Kedepannya kita akan dorong lagi, agar di setiap dusun ada PAUD. Karena anak usia nol sampai 4 tahun itu wajib ikut PAUD. Ini untuk mewujudkan generasi yang berkarakter,” jelas Gidot.

Baca juga  DPRD Landak Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

Program yang sudah berjalan di Kabupayen Bengkayang lanjut Gidot, akan diterapkan di provinsi Kalbar untuk mewujudkan Kalbar hebat. Jika dirinya bersama calon gubernur Kalbar Karolin Margret Natasa, dipercaya rakyat menjadi gubernur dan wakil gubernur Kalbar lima tahun kedepan.

“Realisasinya nanti kita akan dorong para bupati dan wali kota untuk memperkuat layanan pendidikan di daerah masing-masing. Bentuknya bisa kita berikan bantuan dana dari provinsi untuk kabupaten dan kota,” pungkasnya.

Penulis: Tim Liputan,  Editor: One

Share :

Baca Juga

Parlementaria

Ketua DPRD Landak Melakukan Pertemuan Dengan Penerima BSR Bersama Kadis PUPR Landak dan Kabid Perumahan Rakyat PUPR Landak

Parlementaria

Gelar Rapat Gabungan Komisi B dan Eksekutif Bahas Raperda Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Landak

Parlementaria

Cara Korem 102 Membantu Pemda Kalteng Bila Kebakaran Hutan Melalui Latihan Posko

Parlementaria

Ketua DPRD Landak Hadiri Upacara Penandatanganan Komitmen Bersama di RSUD Landak

Parlementaria

Ketua Komisi C DPRD Landak Mewakili Ketua DPRD Landak Menghadiri Konferensi Kerja Kabupaten III PGRI Landak Masa Bakti IV Tahun 2023

Parlementaria

Pimpinan & Anggota DPRD Kabupaten Landak Menggelar Reses di Masing-Masing Dapil

Parlementaria

Dukung Kebijakan Nasional, DPRD Landak ajukan Raperda Kabupaten Layak Anak

Parlementaria

DPRD Landak Gelar Rapat Paripurna Ke-2 Masa Sidang II Tahun 2022 Dalam Rangka Penyampaian Nota Keuangan dan RAPERDA Tentang RAPBD Kabupaten Landak T.A 2023 Oleh Pj. Bupati Landak
error: Content is protected !!