Home / Nasional

Rabu, 23 Mei 2018 - 21:07 WIB

Dugaan Suap, KPK Tangkap Tangan Bupati Buton Selatan

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto/Dok/SINDOnews

JAKARTA, LANDAKNEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah, Bupati Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, Agus Feisal Hidayat. Diduga, OTT terkait kasus suap pengurusan proyek dan/atau APBD.

Ketua KPK Agus Rahardjo saat dikonfirmasi membenarkan OTT terhadap Bupati Buton Selatan dan beberapa pihak, terkait dugaan transaksi suap pengurusan proyek dan/atau APBD.

Hanya saja Agus tidak mau me‎mberikan informasi lebih detil berapa uang sebagai barang bukti yang disita KPK. “Betul (Agus Feisal Hidayat dan beberapa orang ditangkap)‎. Tunggu konpers besok (Kamis),” ucap Agus, Rabu (23/5/2018).

Baca juga  Bareskrim Tetapkan Keponakan Wamenkumham Tersangka atas Kasus Pencemaran Nama Baik

Saat ini, Agus Feisal tengah menjalani pemeriksaan awal sebelum dibawa ke Gedung KPK, Jakarta Selatan. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Agus.

Nama Agus Feisal Hidayat sebenarnya cukup akrab dengan KPK. Agus pernah menjadi saksi dalam perkara suap ‎pengurusan putusan sengketa Pilkada Buton 2011 atas hasil pemungutan suara ulang (PSU) di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2012.

Agus pernah menjadi saksi di tahap penyidikan maupun persidangan untuk mantan hakim sekaligus mantan Ketua MK M Akil Mochtar (kini terpidana seumur hidup) dan Bupati Buton, Sulawesi Tenggara Samsu Umar Abdul Samiun (kini terpidana 5 tahun penjara).

Baca juga  Jelang Lebaran Harga Minyak Goreng Tak Kunjung Turun

Dalam Pilkada Buton 2011, Agus menjadi salah satu pasangan calon bupati saat itu. Bahkan Agus menjadi salah satu penggugat ke MK atas putusan KPU Buton yang memenangkan Samsu Umar Abdul Samiun.

SUMBER: SINDONEWS

Share :

Baca Juga

Nasional

Momen Prabowo Izin “Ngopi” di Tengah Rapat Perdana Kabinet Merah Putih

Nasional

Menkeu: APBN Defisit Rp93,4 Triliun per Juli 2024

Nasional

Masa Tugas Berakhir, Berikut Perasaaan Wapres Yusuf Kalla

Nasional

DFW Indonesia: Lemahnya Pengawasan Sebabkan Kapal Asing Tidak Berizin Bebas Beroperasi

Nasional

PPATK Sebut Ada Indikasi Dana Mengalir ke Aktivitas Terlarang

Nasional

Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jabat Mendagri

Nasional

Ancaman Kekeringan di Indonesia di Depan Mata. Ini Penyebabnya!

Nasional

Guru Honorer Supriyani dan Orang Tua Korban Berdamai, Lihat
error: Content is protected !!