Home / Kalbar

Minggu, 10 Juni 2018 - 11:41 WIB

Usai Kampanye Karolin Minum Sekoteng Dan Serap Aspirasi Pedagang

PONTIANAK, LANDAKNEWS – Masyarakat Kota Pontianak yang tengah asyik berbelanja dan jalan-jalan di Taman Akcaya Kota Pontianak, dikejutkan dengan kehadiran calon Gubernur Kalbar nomor urut dua, Karolin Margret Natasa, Jum’at (8/6/2018) malam lalu.

Kedatangan calon Gubernur Kalbar perempuan satu-satunya itu, langsung menyedot perhatian warga. Bahkan, kesempatan untuk dapat langsung bertemu dengan Karolin, benar-benar dimanfaatkan warga. banyak warga yang meminta foto bersama Karolin menggunakan smartphonenya, sedangkan para pedagang di kawasan tersebut yang dulunya adalah pedagang di Taman Alun Kapuas, langsung menawarkan aneka barang yang dijualnya kepada Karolin.

Seolah tidak lelah, Karolinpun dengan antusias dan ramah melayani warga yang ingin berfoto dengannya. Bahkan, meski baru selesai menggelar kampanye dialogis di empat lokasi berbeda di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, Karolin juga mendatangi semua lapak yang dilaluinya dan menyapa para pedagang.

Baca juga  Moeldoko dan Karolin Sepakat Gunakan Pupuk Organik Atasi Kelangkaan dan Mahalnya Pupuk

Tidak berhenti disitu, wanita berusia 36 tahun yang saat ini tercatat sebagai calon Gubernur termuda di Pilkada Kalbar, Karolin juga menyempatkan diri duduk bersantai dan berdialog dengan para pedagang di kawasan tersebut yang jumlahnya mencapai 300-an orang.

Dialog antara cagub Kalbar nomor urut dua Karolin Margret Natasa dengan para pedagang malam itu semakin hangat. Karena, minuman khas yaitu sekoteng yang ditawarkan para pedagang, langsung diminum Karolin.

“Eh ada sekoteng. Terima kasih ya, sekotengnya enak,” ucap Karolin.

Baca juga  HMI Cabang Sintang Gelar Konfercab ke-XVIII

Sedangkan terkait keluhan pedagang yang merasa didzolimi oleh pemerintah, Karolin memastikan jika dirinya terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Bersama Suryadman Gidot, tidak boleh ada yang menggusur dan memperlakukan pedagang dengan tidak manusiawi.

“Pedangan di sini (Taman Akcaya) silahkan tetap berjualan. Tidak baik memutus rezeki orang. Ini adalah masalah pemerintah, harusnya pemerintah hadir untuk menata tempat berjualan. Ingat, mereka ini warga kita, jangan ada penggusuran,” tandas Karolin.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Share :

Baca Juga

Kalbar

Koalisi Partai Pendukung Midji – Norsan Makin Solid

Kalbar

Giliran Polda Kalimantan Barat Berangkatkan Etape Peleton Yudha Wastu Pramuka dari Yonif Raider Khusus 644/Walet Sakti

Kalbar

Tapal Batas Badau Kapuas Hulu Aman

Kalbar

Ribuan Masyarakat Pontianak Hadiri Deklarasi DAG Karolin-Gidot

Kalbar

PDI Perjuangan Kalbar Desak Bubarkan Ormas Radikal

Kalbar

Dooor !!!! Resmob Polda Kalbar Kembali Robohkan Dua Specialis Pencurian Gudang di Pontianak

Kalbar

Banyak Potensi Pertanian Kubu Raya Yang Bisa Dimaksimalkan

Kalbar

Maling di SMPN 5 Tayan Hulu Dibekuk Polisi
error: Content is protected !!